Ketua ICMI Jimly Asshiddique. Medcom.id/Cindy.
Ketua ICMI Jimly Asshiddique. Medcom.id/Cindy.

Ketua ICMI: Pakaian Hanya Simbol

Nasional radikalisme
Cindy • 07 November 2019 17:59
Jakarta: Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jimly Asshidiqque mengatakan penggunaan cadar dan celana cingkrang tak bisa dianggap radikal. Pakaian hanya sebatas simbol.
 
"Pakaian itu artifisial dan superfisial lawan kata radikal. Orang berpakaian ini (cadar dan celana cingkrang) jangan dianggap radikal," kata Jimly di sebuah diskusi Kawasan Ciputat, Tangerang Selatan, Kamis, 7 November 2019.
 
Jimly menegaskan penampilan tak bisa jadi tolok ukur menilai seseorang terpapar paham radikal. Meski kebanyakan penganut paham radikal memakai cadar dan celana cingkrang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Walaupun memang ada indikasi orang itu memiliki paham yang keras tapi bukan radikal," kata mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu.
 
Sejumlah pegawai negeri sipil (PNS) menolak wacana larangan penggunaan cadar di lingkungan instansi pemerintah. Jimly menegaskan pakaian seharusnya tak jadi simbol yang menentukan tingkat keagamaan seseorang.
 
"Beragama harus mengutamakan perilaku dan akhlak. Pakaian itu artifisial dan superfisial bukan yang utama," terang Jimly.
 
Mantan Ketua MK itu setuju pemakaian cadar di lingkungan kementerian diberlakukan. Tapi, pemerintah diminta mengkaji secara matang aturan itu.
 
"Diatur dengan baik, kalau sudah keburu ada (pegawai bercadar), harus diadakan persuasi jangan main pecat," ujar Jimly.
 
Menteri Agama Fachrul Razi berencana melarang penggunaan cadar atau niqab dan celana cingkrang di lingkungan instansi pemerintahan. Langkah itu diambil demi alasan keamanan usai insiden penusukan mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto.
 
"Memang nantinya bisa saja ada langkah-langkah lebih jauh, tapi kita tidak melarang niqab, tapi melarang masuk instansi-instansi pemerintah, demi alasan keamanan," kata Fachrul saat Lokakarya 'Peningkatan Peran dan Fungsi Imam Tetap Masjid' di Hotel Best Western, Jakarta, Rabu, 30 Oktober 2019.
 

(DRI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif