Warga mengabadikan erupsi Gunung Tangkuban Parahu yang tampak dari Mekarwangi, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. (Foto: ANTARA/Raisan Al Farisi)
Warga mengabadikan erupsi Gunung Tangkuban Parahu yang tampak dari Mekarwangi, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. (Foto: ANTARA/Raisan Al Farisi)

Gunung Tangkuban Parahu Berangsur 'Tenang'

Nasional erupsi gunung
Antara • 27 Juli 2019 11:05
Bandung: Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyatakan Gunung Tangkuban Parahu mulai 'tenang'. Sejak erupsi terakhir pada Jum'at 26 Juli 2019, gunung setinggi 2.084 meter itu hanya mengeluarkan embusan gas dan air dari Kawah Ratu.
 
"Walaupun masih terjadi gempa tremor, skalanya terus mengecil. Sabtu pagi ini pun sudah tidak ada erupsi, hanya embusan gas dan air yang menghasilkan asap putih dari Kawah Ratu. Kami berharap kondisinya terus seperti ini," kata Kepala Subbidang Mitigasi Gunung Api Wilayah Barat PVMBG Nia Haerani di melansir Antara, Sabtu, 27 Juli 2019.
 
Baca juga:15 Wisatawan Tangkuban Parahu Sesak Nafas

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Nia menjelaskan erupsi Gunung Tangkuban Parahu pada Jumat sore bersifat freatik yang disebabkan oleh aktivitas geothermal. Abu berwarna kelabu yang meluncur keluar saat erupsi ialah dinding kawah yang tergerus dan ikut meluncur ke udara bersama gas dan air.
 
Erupsi, kata dia, juga tidak didahului oleh peningkatan kegempaan vulkanik. Melainkan hanya gempa-gempa embusan.
 
"Jadi, kalau erupsi freatik itu dari segi intensitas dia tidak akan membesar,"katanya.
 
Ia menambahkan GunungTangkuban Parahu terakhir kali mengalami erupsi pada Februari dan Oktober 2013. Saat ini gunung berapi itu sudah berstatus normal.
 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif