Juru bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito. Foto: Medcom.id
Juru bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito. Foto: Medcom.id

Begini Jurus Pemerintah Kendalikan Covid-19 Selama Libur Nataru

Nasional Natal natal dan tahun baru Tahun Baru covid-19 Varian Baru Covid-19 Penanganan Covid-19 Omicron Varian Omicron
Theofilus Ifan Sucipto • 08 Desember 2021 09:37
Jakarta: Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 mengungkapkan jurus pengendalian covid-19 menjelang libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru). Strategi yang diterapkan hingga kabupaten/kota itu juga untuk mencegah varian baru virus korona, Omicron.
 
“Pemerintah telah mengeluarkan strategi pengendalian covid-19 secara nasional.,” kata juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito dalam keterangan tertulis, Rabu, 8 Desember 2021.
 
Menurut dia, strategi pertama, yakni pembatasan mobilitas domestik situasional. Caranya dengan penerapan sistem ganjil genap di kawasan aglomerasi, ibu kota provinsi, serta lokasi wisata.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Protokol Kesehatan dan Vaksinasi Kunci Cegah Mutasi Covid-19
 
“Kemudian, pemeriksaan kesehatan yang ketat untuk perjalanan jarak jauh, rutin, dan logistik,” papar dia.
 
Pemerintah daerah diminta membentuk komando pos pemeriksaan di wilayah masing-masing. Pos ini diisi instansi pelaksana bidang perhubungan, satuan polisi pamong praja (satpol PP), bersama TNI-Polri.
 
“Untuk melakukan uji acak dan pemantauan mobilitas di jalur darat yang sering luput dari pengawasan,” jelas Wiku.
 
Strategi kedua ialah penyesuaian kegiatan sosial masyarakat dengan pengaturan operasional dan pengetatan protokol kesehatan (prokes) dalam kegiatan ibadah. Perayaan keagamaan diimbau digelar via virtual.
 
“Strategi ketiga dengan memantau kegiatan sosial masyarakat dengan menetapkan kewajiban pembentukan satgas protokol kesehatan,” tutur Wiku.
 
Wiku menyebut pembentukan satgas menjadi barang wajib. Hal itu menjadi syarat pengajuan izin operasional pada masa Nataru.
 
Selain itu, Wiku meminta kepala daerah kembali mengoptimalkan gugus tugas covid-19 dari tingkat provinsi hingga desa/kelurahan. Wilayah yang belum memiliki gugus tugas diingatkan segera membentuknya.
 
“Untuk memastikan pelaporan dan pemantauan ke sistem terpusat di gugus tugas covid-19 nasional,” ujar dia.
 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif