Ilustrasi/Medcom.id
Ilustrasi/Medcom.id

Selamat Pagi Indonesia

Tak Ada Intervensi Tunggal Atasi Pandemi, maka Taati Protokol Kesehatan

Nasional Mudik Lebaran Virus Korona pandemi covid-19 vaksin covid-19 Vaksinasi covid-19 Selamat Pagi Indonesia
MetroTV • 16 Juni 2021 10:18
Jakarta: Mobilitas masyarakat Indonesia yang tinggi mengindikasi bahwa kepatuhan akan protokol kesehatan masyarakat masih yang rendah. Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Penanganan Covid-19 Sonny Harry B Harmadi mengatakan kesadaran masyarakat akan penyebaran covid di Indonesia masih rendah. 
 
Dari April lalu kepatuhan akan protokol kesehatan terus menurun. "Saya lihat kepatuhan memakai masker dan menjaga jarak semakin menurun. Semakin banyak muncul kerumunan di beberapa tempat umum," kata Sonny dalam program Selamat Pagi Indonesia Metro TV, Rabu, 16 Juni 2021. 
 
Pemerintah melalui satgas berupaya agar lonjakan kasus covid-19 dapat terkontrol. Namun, peran serta masyarakat juga diperlukan agar penyebaran dan angka kasus tidak bertambah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tidak ada satu pun intervensi tunggal yang dapat menyelesaikan pandemi ini,” kata Sonny.
 
Satgas Covid-19 telah bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan agar dalam setiap kegiatan vaksinasi dilakukan edukasi. Lagi-lagi, kepatuhan protokol kesehatan harus ditingkatkan.
 
Sonny menjelaskan tidak ada vaksin yang efektif 100 persen. Butuh waktu untuk vaksin bisa membentuk kekebalan dalam tubuh. Jika kekebalan belum terbentuk, seseorang tetap berpotensi besar terpapar covid-19. 
 
“Butuh waktu sampai dua bulan,” kata Sonny. (Imanuel Rymaldi Matatula)
 
(UWA)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif