Menteri Sosial Agus Gumiwang (tengah) saat berbincang-berbincang di Kantor Media Group, Kedoya, Jakarta. Foto: MI/Permana.
Menteri Sosial Agus Gumiwang (tengah) saat berbincang-berbincang di Kantor Media Group, Kedoya, Jakarta. Foto: MI/Permana.

Mensos: Bantuan Korban Gempa Halmahera Terhambat

Nasional gempa bumi
Ilham Pratama Putra • 19 Juli 2019 01:35
Jakarta: Menteri Sosial, Agus Gumiwang Kartasasmita menyatakan akses menuju lokasi terdampak gempa bumi di Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara rusak. Akibatnya penyaluran bantuan bagi korban terhambat.
 
"Kita lihat langsung dari atas (helikopter) memang kesulitannya adalah jarak antarkampung berjauhan dan tidak ada akses," katanya Agus di Halmahera Selatan, seperti dilansir Antara Kamis 18 Juli 2019.
 
Mensos mengatakan, pemerintah telah menyiapkan bantuan. Bantuan tinggal disalurkan ke lokasi terparah terdampak gempa magnitudo 7,2 yang mengguncang Halmahera Selatan pada 14 Juli lalu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Aksesnya hanya bisa ditempuh dari laut. Sedangkan kita tahu bahwa laut itu tergantung dari beberapa hal. Saat ini cuaca menjadi salah satu yang sangat mempengaruhi operasi kita membantu warga terdampak," katanya.
 
Baca: Enam Tewas Pascagempa Halmahera Selatan
 
Dia menambahkan bahwa cuaca buruk dan gelombang tinggi menjadi salah satu faktor yang memperlambat penyaluran bantuan. "Solusinya kita lakukan upaya persuasif kepada para pemilik kapal. Agar mereka berani untuk melaut membawa bantuan yang kita siapkan, tapi itu juga kita gak bisa memaksakan mereka," lanjut Agus.
 
Salah satu solusi dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), adalah dengan menggunakan helikopter. Namun itu juga masih tergantung dari baik buruknya cuaca.
 
Bantuan dari Kementerian Sosial sudah mulai masuk ke wilayah yang terdampak parah yaitu Gane Luar. Mensos bersama Kepala BNPB Doni Monardo meninjau langsung Gane Luar dengan helikopter.
 
Gempa bumi dengan kekuatan 7,2 skala ricter mengguncang Halmahera Selatan pada Minggu 14 Juli 2019 pukul 16.10 WIB akibat pergerakan sesar aktif Sorong-Bacan. Gempa telah menyebabkan 971 unit rumah rusak dan 3.104 jiwa terpaksa mengungsi. Tercatat enam orang meninggal dunia, dua luka berat serta 49 luka ringan.
 

 

(BOW)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif