Wakil Presiden Ma'ruf Amin. Foto: Medcom/Fachri
Wakil Presiden Ma'ruf Amin. Foto: Medcom/Fachri

Wapres: Tuntutan Pembubaran MUI Tidak Rasional

Nasional terorisme MUI Teroris densus 88 maruf amin
Emir Chairullah • 23 November 2021 18:21
Jakarta: Wakil Presiden Ma’ruf Amin menyayangkan munculnya isu pembubaran Majelis Ulama Indonesia (MUI) usai salah satu pengurusnya ditangkap Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri terkait dugaan tindak pidana terorisme. Menurutnya, tuntutan pembubaran Majelis MUI berlebihan dan tidak rasional.
 
“Seperti banyak jawaban yang diberikan oleh para tokoh masyarakat, pimpinan ormas, pimpinan negara, tuntutan itu memang sangat tidak rasional. Saya sependapat itu dengan pendapat para tokoh itu,” tegas Ma’ruf dilansir dari Media Indonesia, Jakarta, Selasa, 23 November 2021.
 
Ma’ruf menyebut apabila ada masalah di dalam sebuah organisasi, maka yang harus dibenahi adalah masalahnya, bukan pembubaran organisasi. Ia meyampaikan bila semua masalah ditangani dengan cara tersebut maka tidak akan selesai.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jangan karena satu orang, namanya penyusupan di mana-mana ada penyusupan itu, (organisasi dibubarkan). Jadi, bukan rumahnya yang dibakar tapi ya tikusnya itulah,” tegas Ma'ruf.
 
Baca: Pemerintah Tegaskan Bakal Terus Bekerja Sama dengan MUI
 
Ia menjelaskan MUI sejak dini melakukan pencegahan tindak pidana terorisme melalui fatwa. MUI menyatakan terorisme sebagai tindakan haram dan bukan jihad.
 
“Fatwa ini kemudian menjadi referensi upaya penanggulangan dan pemberantasan terorisme,” ungkapnya.
 
Selain itu, MUI pernah membuat lembaga penanggulangan terorisme. Saat itu, pemerintah baru mempunyai desk terorisme di bawah Kementerian Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan.
 
"Desk terorisme itu terus melakukan upaya-upaya sosialisasi dalam rangka menangkal terorisme, menangkal radikalisme, bahkan MUI bersama dengan ormas-ormas Islam lainnya, bersama dengan pemerintah dalam hal ini Menko Polhukam, menginisasi lahirnya Badan Nasional Penanggulangan Terorisme,” ujarnya.
 
(NUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif