Cemas Keluarga Menanti Informasi Penumpang Lion JT610

Siti Yona Hukmana 30 Oktober 2018 11:24 WIB
Lion Air Jatuh
Cemas Keluarga Menanti Informasi Penumpang Lion JT610
Keluarga korban jatuhnya Lion Air JT601 Comy Elyas--Medcom.id/Siti Yona Hukmana.
Jakarta: Comy Elyas menarik napas dalam-dalam. Jejak letih mulai nampak di wajahnya. Sudah dua hari ini dia mencari tahu kabar Rabagus Nurwito, sepupunya yang bekerja sebagai teknisi Lion Air JT610. Tapi, usahanya belum berbuah.

Comy amat cemas. "Dia ikut terbang dengan Lion (JT610)," kata Comy di Posko Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Selasa, 30 Oktober 2018.

Comy sudah sejak kemarin bolak-balik dari rumah ke Posko Halim. Tadi, dia sudah tiba di posko sebelum matahari tinggi. Namun, sampai siang hari, Comy belum mendapat informasi berarti. "Petugas hanya meminta kita bersabar."


Comy bercerita, kemarin dirinya sempat ke Posko di Bandar Udara Soekarno-Hatta Cengkareng. Belakangan, dia diminta ke Posko Bandara Halim.

Baca: Basarnas Bersiap Lakukan Pencarian Hari Kedua

Selain Comy, perasaan orang tua Rabagus pun campur aduk. Mereka shock, jadi belum kuat untuk datang ke posko. Orang tua Rabagus mengutus Comy untuk mencari kabar.

Menurut Comy, Rabagus sudah empat tahun bekerja di Lion Air. Terakhir, Rabagus pamit hendak terbang ke Pangkal Pinang. Dia minta didoakan agar selamat. Namun, nasib berkata lain. "Salah satu penumpang (ternyata) keluarga kita."

Pantauan Medcom.id, puluhan keluarga korban jatuhnya Lion Air JT610 masih menunggu di Posko Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. Mereka menunggu informasi yang disampaikan petugas.

Lion Air JT610 rute Jakarta-Tanjung Pinang jatuh di perairan Tanjung Karawang, Senin, 29 Oktober 2018. Saat kejadian pesawat mengangkut total 189 orang. Sebanyak 178 penumpang dewasa, satu penumpang anak-anak, dan dua bayi dengan dua pilot dan enam flight attendant (FA).

Hingga saat ini, sudah ada 24 kantong jenazah yang dikirim ke Jakarta. Penyisiran pun saat ini dilakukan di sekitar perairan Tanjung Pakis dan perairan Muara Bungin.



(YDH)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id