Danrem-Dandim Diajak Jaga Indonesia dari Ancaman Narkoba

Eko Nordiansyah 29 November 2018 02:39 WIB
narkoba
Danrem-Dandim Diajak Jaga Indonesia dari Ancaman Narkoba
Kepala BNN Heru Winarko (kanan) bersama Wali Kota Bandung Oded M Danial. Foto: Istimewa
Jakarta: Badan Narkotika Nasional (BNN) mengajak seluruh Danrem dan Dandim untuk dapat melakukan berbagai upaya menjaga NKRI dari ancaman narkoba. Apalagi permasalahan peredaran gelap dan penyalahgunaan narkotika tak dapat diselesaikan hanya oleh BNN tanpa campur tangan pihak-pihak lain.

Hal ini disampaikan Kepala BNN Komjen Heru Winarko saat menghadiri kegiatan Apel Danrem Dandim Terpusat 2018 di Gedung Graha Yudha Wastu Pramuka, Bandung, Jawa Barat. Menurutnya, narkoba merupakan salah satu dari tiga ancaman besar bagi bangsa.

"Karena saat ini narkotika telah masuk dalam berbagai komponen bangsa tanpa memandang usia, jenis kelamin, maupun status sosial seseorang," kata Heru dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 28 November 2018.


Saat ini Indonesia tidak hanya menjadi tempat transit tetapi juga menjadi pasar potensial, terbukti dengan masuknya narkotika sampai ke desa dan mulai menyasar anak-anak. Oleh sebab itu, Heru berharap jajaran TNI dapat bersinergi dalam berbagai program BNN guna menyelamatkan generasi bangsa.

"Narkotika ilegal di Indonesia sebagian besar masuk melalui jalur laut dan pelabuhan-pelabuhan tikus maka BNN membutuhkan bantuan semua pihak untuk dapat melakukan pengawasan terhadap daerahnya," ungkap dia.

Heru menambahkan, berbagai narkotika jenis baru telah beredar luas di dunia dan tidak menutup kemungkinan masuk ke Indonesia. Saat ini ada 73 narkotika jenis baru atau new psycoactive substences (NPS) yang masuk ke Indonesia sementara di dunia sudah ada 739 jenis NSP.

Kehadiran Heru guna memberikan pengarahan terkait Pencegahan dan Penyalahgunaan Pemberantasan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), peran TNI dalam menyukseskan program P4GN maupun program tiga pilar yang melibatkan TNI (Babinsa), Polri (Babinkamtibnas), dan perengakat pemerintah daerah.



(DMR)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id