Ilustrasi vaksin/AFP.
Ilustrasi vaksin/AFP.

Guru Besar Universitas Padjadjaran Jamin Keamanan Kandidat Vaksin Covid-19

Nasional Virus Korona vaksin covid-19
Nur Azizah • 30 Oktober 2020 13:53
Jakarta: Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, Cissy Rachiana Sudjana Prawira Kartasasmita, menjamin keamanan kandidat vaksinvirus korona (covid-19) yang dibeli Indonesia. Sebab, penguat antibodi telah masuk uji klinik tahap 3.
 
Pernyataan ini sekaligus membantah rumor yang menyebut vaksin covid-19 berbahaya. Ada tiga vaksin yang akan dipakai Indonesia, yakni Sinovac, Cansino, dan Sinopharm.
 
"Kalau tidak aman, uji klinik sudah dihentikan dari awal, dengan kata lain tidak boleh naik kelas," tegas Cissy melalui keterangan tertulis, Jakarta, Jumat, 30 Oktober 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Khusus vaksin Sinovac, Indonesia bekerja sama dengan Tiongkok. Vaksin ini diproduksi PT Bio Farma dan tengah melalui uji klinik fase tiga dengan melibatkan 1.620 subjek orang dewasa.
 
Cissy menyebut calon vaksin itu sudah dibeberkan dalam jurnal-jurnal internasional terakreditasi. Laporan uji klinik tahap 1 dan 2 vaksin Sinovac dipastikan aman.
 
Baca:739.722 Tenaga Kesehatan Disiapkan untuk Vaksinasi
 
"Tapi memang laporan uji klinik fase 3 memang belum ada, karena yang di Brazil mungkin baru selesai bulan Oktober ini dan yang di Indonesia baru selesai tahun depan, sebaiknya kita tunggu hasil dari uji klinik fase 3," kata dia.
 
Terkait uji klinik fase 3, Cissy meminta hal itu dilakukan di negara produsen vaksin. Meski tidak ada larangan tertulis produksi vaksin dilakukan di luar negeri.
 
"Apakah setelah divaksinasi, seseorang itu bisa jadi sakit atau tidak dan memang salah satu syarat dari uji klinik fase 3 harus dilakukan di lebih dari satu senter," ujar Cissy.
 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif