Ilustrasi korona. Medcom.id
Ilustrasi korona. Medcom.id

MUI Menyayangkan Sikap Penyelenggara Ijtima Ulama Dunia

Nasional mui Virus Korona
Anggi Tondi Martaon • 19 Maret 2020 10:40
Jakarta: Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyayangkan penyelenggara ngotot menggelar Ijtima Dunia 2020 Zona Asia. Padahal, masyarakat sudah diingatkan tidak menghadiri kegiatan keagamaan di keramaian.
 
"Bila ada kelompok masyarakat yang masih menyelenggarakan pertemuan yang melibatkan massa yang berjumlah besar, apalagi datang dari luar negeri (LN), maka kelompok ini menunjukkan tidak awareness," kata pimpinan komisi hukum MUI Ikhsan Abdullah kepada Medcom.id, Kamis, 19 Maret 2020.
 
Pihak penyelenggara bersikeras menyelenggarakan kegiatan meski tidak mendapat izin. Ikhsan menuturkan Ijtima Dunia 2020 Zona Asia adalah acara yang baik, namun momentum penyelenggaraan tidak tepat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ka'bah saja sementara ditutup kok," kata dia.
 
Seluruh kelompok masyarakat diminta mematuhi anjuran yang dikeluarkan pemerintah pusat. Dia menegaskan imbauan untuk kebaikan bersama demi mencegah penyebaran virus korona (covid-19).
 
(Baca: Ijtima Ulama Dunia di Gowa Batal Digelar)
 
"Sebagai warga negara dan umat yang baik kita wajb taat pada Allah SWT, rasul dan ulil amri (pemerintah)," kata dia.
 
Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah mengonfirmasi acara Ijtima Ulama Dunia zona Asia di Kabupaten Gowa batal digelar. Pembatalan hasil koordinasi Pemerintah Kabupaten Gowa dan Polda Sulawesi Selatan.
 
MUI mengeluarkan Fatwa Nomor 14 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Ibadah dalam Situasi Wabah Virus Korona (covid-19). Fatwa mengatur, di antaranya memperbolehkan masyarakat mengganti salat Jumat dengan salat Zuhur demi mencegah penyebaran covid-19 bagi orang-orang sehat.
 
MUI juga melarang sementara pelaksanaan ibadah yang membuat konsentrasi massa bagi umat Islam di wilayah dengan kondisi penyebaran virus korona sudah tak terkendali. Fatwa telah diserahkan ke Dewan Masjid Indonesia (DMI) untuk disosialisasikan ke seluruh masjid di Indonesia.
 

(REN)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif