Dua Dokter Gigi Diperbantukan Identifikasi Awak Lion
Ilustrasi--Salah satu kantong jenazah yang tiba di JICT/Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez
Jakarta: Demi mempercepat proses identifikasi korban Lion Air JT 610, Kementerian Perhubungan menerjunkan dua dokter gigi ke Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati. Keduanya merupakan pegawai dari Balai Kesehatan Perhubungan.

"Untuk bantu identifikasi korban JT 610, tim kesehatan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara siap membantu penanganan identifikasi korban di RS Polri Kramatjati," sebut Plt Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub, Pramintohadi Sukarno, di Gedung Kemenhub, Jakarta, Jumat, 2 November 2018.

Baca: Rekam Medis Gigi Korban Jadi Andalan


Kedua dokter yang ditugaskan, bilang Pramintohadi, akan fokus pada pengidentifikasian pilot, co-pilot, pramugari, dan kru pesawat yang lain.

"Dokter ini memang untuk mereka karena mereka punya data lengkap untuk semua kru pesawat," jelas dia.

Sebanyak 56 kantong jenazah sudah berada di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur. Hingga kini tim gabungan terus mencari korban dan bangkai pesawat.

Kepala Lab dan Klinik Pusdokes Polri Kombes drg Agustinus mengatakan sampai saat ini pihaknya telah menerima 42 catatan medis gigi dari para keluarga korban. Pihak RS akan membandingkan catatan medis gigi dengan temuan postmortem yang ada pada penumpang Lion Air.



(YDH)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id