Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Doni Monardo. Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Doni Monardo. Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto

Masyarakat Diminta Galakan Rawat Lingkungan Hadapi La Nina

Nasional longsor anomali cuaca bencana alam
Kautsar Widya Prabowo • 20 Oktober 2020 13:02
Jakarta: Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo meminta keterlibatan masyarakat mengantisipasi dampak fenomena iklim La Nina. Fenomena akan diikuti bencana hidrometeorologi, khususnya banjir dan tanah longsor.
 
Doni menyebut mitigasi nonstruktural menjadi salah satu upaya mengatasi ancaman bencana alam. Kesadaran mengubah perilaku menjaga lingkungan perlu diterapkan.
 
"Mengantisipasi dengan kesiap siagaan, ini akan bisa mengurangi risiko adanya korban jiwa," ujar Doni dalam diskusi virtual, Selasa, 20 Oktober 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sejumlah pemerintah daerah (pemda) telah berinisiatif mengantisipasi dampak bencana alam. Salah satunya, memberikan informasi kepada masyarakat di sepanjang sungai terkait curah hujan tinggi di hulu.
 
"Laporan itu akan diikuti dengan evakuasi. Ketika prosedur ini dilakukan masyarakat akan selamat," tutur dia.
 
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) juga kerap memberikan informasi kewaspadaan untuk masyarakat yang tinggal di lereng gunung. Curah hujan tinggi berpotensi terjadi longsor.
 
"Permukiman yang memiliki kemiringan 30 derajat kita evakuasi sementara. Ketika longsor (menimpa) rumah mereka, tapi manusiannya selamat," tutur dia.
 
(Baca: Masyarakat Kabupaten Bogor Diminta Mewaspadai Bencana Alam Dampak La Nina)
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif