Acara diskusi Crosscheck by Medcom.id - Medcom.id/Candra Yuri Nuralam.
Acara diskusi Crosscheck by Medcom.id - Medcom.id/Candra Yuri Nuralam.

Pemerintah Diminta Tunjukkan Data Status Nol Korona

Candra Yuri Nuralam • 01 Maret 2020 11:24
Jakarta: Pemerintah diminta menjelaskan status nol virus Covid-19 atau korona di Indonesia. Terpenting, status itu dijelaskan dengan data yang akurat.
 
"Kalau masih nol pemerintah harus bisa tanggung jawab dengan data dan sosialisasi untuk meyakinkan," kata anggota DPR Komisi VIII dari PKS Bukhori Yusuf dalam acara Crosscheck by Medcom.id, di Upnormal Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Minggu, 1 Maret 2020.
 
Yusuf meminta pemerintah tidak menutupi penyebaran korona di Indonesia. Pengumuman nol virus ini sebaiknya tidak dilakukan hanya karena kepentingan politik.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Itu yang kemudian saya pertanyakan, tentunya dalam konteks kesehatan jangan disatukan dengan politik demi keselamatan rakyat," ujar Yusuf.
 
Baca: Status Nol Korona di Indonesia Diragukan
 
Pemerintah diharap secara gamblang membeberkan data. Dia menilai pernyataan pejabat negara tidak menjamin keselamatan rakyat dari virus ini.
 
"Kalau cuma pejabat, wamenkes, ini hanya wacana publik," kata Yusuf.
 
Pemerintah Diminta Tunjukkan Data Status Nol Korona
Sebanyak 188 WNI ABK Kapal Wolrd Dream tiba di dermaga Pulau Sebaru, Kepulauan Seribu. Foto: ANT/Akbar Nugroho Gumay
 
Yusuf meragukan status nol virus ini karena beberapa negara sudah mengkhawatirkan Indonesia. Bahkan, Arab Saudi dan Singapura sudah membatasi masuknya orang Indonesia karena virus tersebut.
 
Pemerintah sebaiknya menjelaskan ke negara tersebut jika Indonesia memang nol kasus korona. "Ke Singapur dan Arab kira harus bisa jelaskan ke mereka. Kalau kemudian kita dikategorikan sama, ini sangat multi dimensi," tegasnya.
 
(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif