NEWSTICKER
Menko PMK Muhadjir Effendy - - Medcom.id/Anggi Tondi
Menko PMK Muhadjir Effendy - - Medcom.id/Anggi Tondi

Muhadjir: Pasien Meninggal di RS Kariadi Bukan Korona

Nasional Virus Korona
Nur Azizah • 26 Februari 2020 18:09
Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menegaskan pasien meninggal di Rumah Sakit Umum Pemerintah Dokter Kariadi, Semarang bukan karena virus Covid-19 atau korona. Pasien meninggal lantaran menderita pneumonia.
 
"Enggak, itu enggak benar. Itu memang negatif. Saya sudah kroscek di RS Kariadi dan kepala dinas kesehatan (Semarang), sudah menyampaikan data bahwa negatif," kata Muhadjir di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu, 26 Februari 2020.
 
Awalnya, pihak rumah sakit merahasiakan penyakit pria berusia 37 tahun itu. Kebijakan ini sesuai dengan prosedur dan kode etik rumah sakit.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ya memang itu kan memang rahasia. Itu kan ada kode etik. Kalau dia kena Covid-19 baru kita umumkan. Kalau tidak kan kita enggak bisa sebutkan dong," ungkap dia.
 
Baca: 71 Kru Kapal Asing di Sumsel Diobservasi
 
Muhadjir membantah pemerintah menutup-nutupi kabar meninggalnya pasien terduga korona. "Enggak ada enggak, kita terbuka. Sudah saya pastikan saya kroscek ke pusat untuk periksa spesimennya," pungkas dia.
 
Muhadjir: Pasien Meninggal di RS Kariadi Bukan Korona
Seorang petugas menangani pasien terinfeksi korona di sebuah rumah sakit di Wuhan, Hubei, Tiongkok, 24 Februari 2020. (Foto: AFP/STR)
 
Sebelumnya, Rumah Sakit Umum Pemerintah Dokter Kariadi, Semarang, Jawa Tengah, terus menerima pasien yang diduga terpapar virus korona atau Covid-19. Hingga kemarin, pasien yang mengalami gejala mirip korona mencapai 23 orang.
 
"Sampai sekarang, kami sudah merawat 23 pasien. Itu jumlah pasien yang kami rawat sejak virus itu mewabah di Wuhan, Tiongkok," kata Direktur Medik dan Keperawatan RSUP Dokter Kariadi, Dokter Agoes Oerip Poerwoko, Semarang, Jawa Tengah, Selasa, 25 Februari 2020.
 
Pasien-pasien yang dirawat di RS Kariadi didominasi warga Jateng. Namun, ada juga warga negara asing seperti Korea Selatan, Tiongkok, dan Jepang

 

(JMS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif