Ilustrasi/Medcom.id
Ilustrasi/Medcom.id

Legislator: Hentikan Provokasi, Perangi Pandemi Covid-19

Nasional Virus Korona pandemi covid-19 kabar hoaks
Medcom • 25 Juli 2021 11:31
Jakarta: Politisi Partai NasDem Irma Suryani Chaniago mengatakan negara mana pun di dunia kesulitan menangani pandemi covid-19. Di Indonesia, kondisinya semakin sulit karena banyak yang tidak disiplin menerapkan protokol kesehatan.
 
"Belum lagi provokasi oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab dengan pernyataan yang kontraproduktif tidak perang melawan virus ini," kata Irma melalui keterangan tertulis, Minggu, 25 Juli 2021.
 
Menurut dia, tidak tepat kalau penanganan pandemi hanya dibebankan kepada pemerintah atau Presiden Joko Widodo. Memutus rantai penyebaran covid-19 harus dengan semangat gotong royong. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Irma berharap tidak ada pihak yang memolitisasi penanganan pandemi untuk kepentingan tertentu. Apalagi sampai ingin merebut kekuasaan. 
 
"Pemerintah kerja dari kaki ke kepala, kepala ke kaki, harusnya didukung. Minimal bantu jangan biarkan konstituen diajak aksi (unjuk rasa), tapi keselamatan mereka dari covid-19 diserahkan kepada pemerintah," ujar Irma.
 
Mengenai akhir-akhir ini sering terdengar di media sosial desakan agar Jokowi mundur dari jabatan Presiden, Irma yakin itu bukan aspirasi rakyat. "Ini hanya kerjaan oknum-oknum yang belum move on," katanya.
 
Politikus Partai Hanura Inas Nasrullah Zubir menilai desakan Jokowi mundur hanya berisik di Twitter. Tidak ada relevansinya dengan keinginan publik sesungguhnya. 
 
Baca: Luhut Ungkap Penyebab Tingginya Kasus Kematian Covid-19
 
"Yang pasti ada segelintir elite yang tidak mampu menahan syahwat untuk berkuasa di Republik ini, sehingga memanfaatkan pandemi covid-19 sebagai jalan untuk merebutnya dengan cara inkonstitusional," ujar Inas.
 
Inas mengatakan elite-elite di balik desakan Jokowi mundur itu tidak ada yang baru. Mereka tidak lagi tampil di depan, tapi memanfaatkan kelompok di luar partai untuk unjuk rasa.
 
Dia mengingatkan siapa pun agar menolak dimanfaatkan kelompok tertentu untuk menyuarakan agenda politik, apalagi di masa pandemi. Potensi penyebaran covid-19 saat unjuk rasa sangat besar karena ada kerumunan orang. 
 
"Anak muda, mahasiswa, dan pelajar Indonesia harus cerdas dan cermat. Jangan mau dikorbankan nyawanya hanya untuk kepentingan elite nasional yang gila kekuasaan dan mencari kesempatan saat bangsa dalam kesempitan," ujar Inas.
 
(UWA)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif