Posisi kepala truk tangki Pertamina yang jatuh dari Jalan Tol Layang Rawamangun. Foto: Medcom.id/Al Abrar.
Posisi kepala truk tangki Pertamina yang jatuh dari Jalan Tol Layang Rawamangun. Foto: Medcom.id/Al Abrar.

Kronologi Kecelakaan Truk Pertamina di Rawamangun

Nasional kecelakaan lalu lintas
Antara • 21 Juli 2019 17:57
Jakarta: Manajemen PT Pertamina Patra Niaga membeberkan kronologi kecelakaan mobil tangki di Jalan Tol Rawamangun, Jakarta Timur. Insiden yang menyebabkan tiga korban tewas ini dipastikan akan ditangani dengan maksimal.
 
"Kejadian tersebut saat ini sedang dalam investigasi tim kami. Kami akan memberikan penanganan terhadap korban dan memohon maaf atas kejadian ini," kata Corporate Communication and CSR PT Pertamina Patra Niaga, Ayulia, di Jakarta, Minggu, 21 Juli 2019.
 
Menurut dia, peristiwa itu berawal ketika mobil tangki dengan kapasitas 24 kiloliter (KL) berangkat dari Depo Plumpang, Jakarta Utara, pukul 01.30 WIB. Kendaraan dengan nomor polisi B 9851 SHE itu mengangkut bahan bakar minyak (BBM): 8 KL premium, 8 KL pertalite, dan 8 KL pertamax.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Truk ini berjalan dengan kecepatan nomor menuju SPBU Nomor 3417403 di Jatibening, Bekasi Jawa Barat. Ketika berada di Jalan Tol Rawamangun pada sekitar pukul 02.00 WIB, truk ditabrak minibus Toyota Calya bernomor polisi B 2230 TOW yang berjalan kurang terkendali.
 
Minibus menghantam bagian sebelah kiri truk tangki sehingga timbul percikan api. Sopir mobil tangki berusaha mengerem, tetapi truk tangki slip, dan tidak terkendali. Bagian kepala truk tangki putus kemudian jatuh ke bawah tol dan terbakar.
 
Baca: Tiga Orang Tewas dalam Kebakaran Truk Pertamina
 
Beberapa mobil pemadam kebakaran langsung dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan kebakaran truk dan minibus yang terlibat kecelakaan. Akibat kejadian ini, sopir truk Asep Abdur Rohman, kernet truk Ahmad Wagiyanto, dan sopir Toyota Calya, tewas.
 
"Itu informasi sementara yang kami terima dari lapangan. Kami tentu akan melakukan penelusuran dan pengecekan lebih lanjut di lapangan dan petugas kepolisian," tambah Ayu.
 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif