Ilustrasi tawuran - Medcom.id.
Ilustrasi tawuran - Medcom.id.

200 Personel Gabungan Berjaga di Mesuji

Nasional tawuran desa tawuran
Annisa ayu artanti • 18 Juli 2019 08:22
Bandar Lampung: Sebanyak 200 personel gabungan TNI-Polri dikerahkan berjaga di lokasi bentrok antarwarga di kawasan Register 45 Mesuji, Lampung. Ini untuk mencegah bentrok susulan.
 
"Personel gabungan berjaga untuk mengantisipasi bentrok susulan," kata Kapolres Mesuji, Lampung AKBP Edi Purnomo dikutip dari Antara, Kamis, 18 Juli 2019.
 
Edi memastikan kondisi di lokasi kejadian telah kondusif. Namun, kepolisian tetap waspada.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Mudah-mudahan tidak ada bentrok susulan. Kita juga sudah melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk penjagaan," ucap dia.
 
Bentrokan antara kelompok Mekar Jaya Abadi KHP Register 45 SBM dan kelompok Pematang Panggang Mesuji Raya terjadi pada Rabu, 17 Juli 2019. Kejadian dilatarbelakangi pembajakan di area lahan seluas setengah hektare.
 
(Baca juga:Bentrokan di Mesuji Makan Empat Korban Jiwa)
 
Peristiwa terjadi sekitar pukul 14.00 WIB di Mekar Jaya Abadi KHP Register 45 SBM. Kejadian bermulasekitar pukul 11.00 WIB datang alat berat bajak milik kelompok Pematang Panggang Mesuji Raya dan melakukan pembajakan di lokasi KHP Register 45 Mekar Jaya Abadi.
 
Pembajakan dilakukan di area lahan milik salah satu warga bernama Yusuf, 41, yang juga kelompok Mekar Jaya Abadi. Kegiatan pembajakan itu kemudian diketahui oleh salah satu warga dari kelompok Mekar Jaya Abadi yang kemudian mengamankan operator bajak lahan tersebut.
 
Warga kemudian menanyakan kepada pembajak pihak yang memerintahkan pembajakan. Tidak lama, operator bajak diminta pulang. Kemudian si operator kembali membawa rekannya dan langsung menyerang kelompok Mekar Jaya.
 

 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif