Polisi Lakukan Rekayasa Lalin di Depan DPR/MPR

M Sholahadhin Azhar 23 April 2018 11:16 WIB
ojek online
Polisi Lakukan Rekayasa Lalin di Depan DPR/MPR
Rekayasa lalu lintas di depan Gedung DPR/MPR - Medcom.id/M Sholahadhin Azhar.
Jakarta: Massa aksi unjuk rasa ojek online (ojol) diminta tertib menyampaikan aspirasi di depan Gedung DPR/MPR. Mereka tak diperkenankan menutup jalan raya. 

"Pada saat massa sudah di depan gedung DPR / MPR, massa tetap kita imbau tidak menutup jalan," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Yusuf ketika dikonfirmasi, Senin, 23 April 2018.

Yusuf menyebut, pihaknya akan melakukan penyesuaian, jika kondisi tak memungkinkan. Salah satunya yakni pengalihan arus lalu lintas dari arah Cawang menuju Slipi. 


"Dibelokkan ke Jalan Graha Pemuda, Lapangan Tembak, belakang gedung MPR, Palmerah baru kembali ke Slipi," imbuh dia. 

Dia menambahkan arus lalu lintas dari Lapangan Tembak ke arah Slipi akan diarahkan ke flyover Farmasi, menuju Jalan Gatot Subroto dan Semanggi. Opsi lainnya mengarahkan kendaraan berputar di bawah flyover Farmasi menuju Jalan Asia Afrika.

(Baca juga: Puluhan Ribu Ojek Online Bakal 'Kepung' DPR)

"Arus lalu lintas dari barat dalam tol yang akan keluar Senayan kita luruskan keluar Semanggi dan seterusnya," kata Yusuf.

Selanjutnya, ia bakal menutup pintu tol yang keluar di Polda dan Pulau Dua, untuk diarahkan keluar di Slipi Jaya. Arus lalin di Bundaran Semanggi yang mengarah ke Slipi, akan diluruskan menuju Sudirman - Thamrin.

"Arus lalu lintas dari Bundaran HI yang akan mengarah ke arah DPR di Semanggi, diluruskan ke arah Bundaran Senayan-Asia Afrika. Pelaksanaan ini situasional," kata Yusuf.

Pantauan di lapangan, belum ada pengemudi ojol yang terlihat di depan gedung DPR/MPR. Polisi berjaga dengan menempatkan mobil taktikal di halaman depan DPR/MPR. 
 



(REN)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360