Polisi mengolah TKP pabrik narkotika jenis sabu di Kalideres, Jakarta. Foto: Antara/Rivan Awal Lingga.
Polisi mengolah TKP pabrik narkotika jenis sabu di Kalideres, Jakarta. Foto: Antara/Rivan Awal Lingga.

Bos Pabrik Sabu Dikira Pengusaha Kue

Nasional narkoba
Antara • 25 Juni 2019 15:54
Jakarta: Tetangga lebih mengenal tersangka MS, 42, bos pabrik narkoba jenis sabu-sabu di Perumahan Citra 2 Extension, Kalideres, Jakarta Barat, berprofesi sebagai pengusaha kue. Warga sekitar tak mengendus bisnis haram MS.
 
"Saya kenal istrinya, sama-sama ibu tumah tangga, yang saya tahu bisnis kue," kata Susan, tetangga MS, Selasa, 25 Juni 2019.
 
Menurut Susan, tidak ada tindakan aneh atau mencurigakan dari tetangganya tersebut. Namun, keluarga MS memang tidak terlalu terbuka.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Orangnya ramah, saya tidak menyangka, pagi mengantarkan anak dan siang jemput anak ke dari sekolah," kata dia.
 
Petugas keamanan Perumahan Citra 2 Extension, Nahyudin, juga tidak menyangka MS ternyata memiliki pabrik narkoba di rumahnya. Dia mengenal MS sebagai sosok yang baik, yang tak sungkan menyapanya.
 
"Tapi, kalau pergaulan memang tertutup. Dua anaknya tidak ada yang bermain keluar bersama tetangga lain," ujar dia.
 
Sebelumnya, Penyidik Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat menggerebek rumah MS yang dijadikan sebagai pabrik sabu-sabu di Perumahan Citra 2. MS kemudian dijadikan tersangka.
 
"Satu tersangka MS, 42, diamankan dalam kasus ini," kata Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Hengki Haryadi, Minggu, 23 Juni 2019.
 
Baca: Pabrik Sabu Rumahan di Kalideres Digerebek Polisi
 
Tersangka MS tertangkap basah sedang memproduksi atau memasak sabu-sabu. Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, yakni bahan-bahan pembuat sabu yang salah satu diantaranya adalah prekursor.
 
Pabrik sabu-sabu rumahan ini diketahui sudah beroperasi sejak 2018. Setelah mengintai dan memastikan ada kegiatan pembuatan barang haram yang sedang berlangsung, petugas kemudian bergerak dan menggerebek rumah tersebut.
 
"Sudah dilakukan penyelidikan oleh anggota sejak dua bulan yang lalu," kata Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Erick Frendriz.
 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif