Ilustrasi - Medcom.id
Ilustrasi - Medcom.id

KM Pelangi Tenggelam di Perairan Anambas, Tiga ABK Selamat

Nasional kapal tenggelam
Anwar Sadat Guna • 01 Desember 2019 00:18
Batam: Kapal Motor (KM) Pelangi tenggelam di Perairan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau. Beruntungnya, tiga orang anak buah kapal (ABK) berhasil diselamatkan oleh kapal tanker JM Sutera 2 milik Malaysia.
 
Ketiga orang ABK yang berhasil diselamatkan oleh kru kapal tanker tersebut di antaranya Sukarnaen (30) warga Tanjungpinang; Leordi (30) warga Tanjungpinang, dan Dedi Azman (18) warga Tanjungpinang.
 
"Informasi terkait tindakan penyelamatan tersebut kami dapatkan melalui email yang dikirimkan oleh MRCC Singapura," ungkap Kasi Operasi Kantor SAR Klas A Tanjungpinang Eko Supriyanto, Sabtu, 30 November 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Eko mengatakan KM Pelangi GT 20 tenggelam di sekitar perairan Anambas pada posisi 01 48.65 N - 105 18.57 E. Ketiga ABK ditemukan dalam kondisi selamat.
 
"Kronologi kejadian yang kami himpun KM Pelangi mengalami mati mesin. Saat itu cuaca yang kurang baik sehingga kapal tenggelam dan ketiga korban mengapung menggunakan life jacket," ujar Eko.
 
Adapun lokasi kapal tenggelam sekitar 15 neutical mil (NM) dari perairan Tokong Palang Biru. "Korban mengapung selama 13 jam mulai dari 29 November 2019 sekitar pukul 17.00 Wib hingga 30 November 2019 sekitar pukul 06.00 Wib," papar dia.
 
Saat ketiga ABK tersebut mengapung di laut,
kapal tanker JM Sutera 2 melintas dari Brunei Darussalam menuju Singapura. Kapal tersebut berhenti dan memberikan pertolongan kepada tiga korban tersebut.
 
Eko mengatakan begitu mendapatkan informasi tersebut, kapal KN SAR Purworejo 101 Tanjungpinang bergerak menuju perairan Dermaga Batuampar Batam untuk melaksanakan intercept.
 
Sekitar pukul 17.00 WIB, KN SAR Purworejo 101 Tanjungpinang tiba di titik intercept dan komunikasi dengan kapal JM Sutera 2 untuk mengevakuasi tiga korban menuju Dermaga Utama Basarnas Sekupang Batam.
 
Setibanya di Dermaga Utama Basarnas Sekupang, Batam, tim pun menunggu pihak keluarga menjemput korban. "Dengan telah selesainya intercept maka operasi SAR dinyatakan selesai selanjutnya diusulkan untuk ditutup," jelas dia.

 

(SCI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif