Mobil Lamborghini orange milik AM, penodong senjata api ke arah pelajar SMA di Kemang, yang dibawa MS rusak saat disita Polres Metro Jakarta Selatan, Selasa, 24 Desember 2019. Foto: Antara/Laily Rahmawaty.
Mobil Lamborghini orange milik AM, penodong senjata api ke arah pelajar SMA di Kemang, yang dibawa MS rusak saat disita Polres Metro Jakarta Selatan, Selasa, 24 Desember 2019. Foto: Antara/Laily Rahmawaty.

Korban Lamborghini Koboi Enggan Berdamai

Nasional kecelakaan lalu lintas senjata api
Jufriansyah • 26 Desember 2019 00:23
Jakarta: Orang tua korban penodongan senjata api yang dilakukan tersangka AM (44) belum berencana mencabut laporan yang dilayangkan ke pihak Kepolisian. Kasus ini masih ingin dilimpahkan hingga proses peradilan.
 
Ade, ibu dari salah satu korban menuturkan, pihaknya berharap pihak kepolisian melakukan tindakan tegas. Polisi diyakini menemukan bukti permulaan dilakukannya penyidikan lebih mendalam.
 
"Kami masih menunggu kelanjutan kasus ini dari kepolisian," kata Ade Rabu 25 Desember 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Ade, meskipun kondisi anaknya sudah membaik ia juga belum berencana berdamai dengan tersangka AM. Kejadian ini dinilai masih membuat perasaan taruma.
 
"Alhamdulillah sudah lebih baik dari kemarin. Mohon doanya ya," kata Ade.
 
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, peristiwa itu terjadi Sabtu, 21 Desember 2019. Pemilik mobil sport berwarna oranye dengan nomor polisi B 27 AYR itu kemudian meminta dua anak SMA berhenti berlari.
 
Permintaan AM tidak diindahkan kedua bocah. AM kemudian mengeluarkan tembakan peringatan hingga tiga kali.
 
Pada Minggu, 22 Desember 2019, korban melaporkan kejadian tersebut ke Polres Metro Jaksel. Setelah penyelidikan, AM ditangkap pada Senin, 23 Desember 2019, malam.
 
(BOW)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif