Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno. (Istimewa)
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno. (Istimewa)

Ditantang Menggambar oleh Pelaku Ekraf, Sandiaga Pilih Promosikan Produknya

Lukman Diah Sari • 12 Mei 2022 16:34
Jakarta: Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menghadiri workshop program Kabupaten-Kota (KaTa) Kreatif. Salah satu peserta, Anindhita Kirana Isa, 23, menantang Sandiaga menggambar.
 
Mulanya, Sandiaga memberi kesempatan para peserta yang mayoritas pelaku ekonomi kreatif (ekraf) seni rupa untuk bertanya. Anindhita mengambil kesempatan itu dan menantang Sandiaga menggambar.
 
"Sebetulnya dari semua peserta di sini, aku satu-satunya anak berkebutuhan khusus (ABK). Namun karya-karya ini membuktikan kalau aku mampu membuat gambar-gambarku bisa dijual," ujar Anindhita di Salihara Arts Center, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kamis, 12 Mei 2022. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Anindhita lantas meminta Sandiaga mempromosikan produknya yang dijajakan di Instagram @cutemonster_id. Adapun produk yang dijual berupa baju, topi, jas, dan tas dengan desain menarik.
 
Sandiaga memborong produk Anindhita dan membayarnya secara tunai. Sandiaga membeli jaket, rompi, dan tas untuk istri dan anaknya.
 
"Ini yang keren ya. Karena di sini Anindhita menunjukkan bahwa autism is my superpower," ucap Sandiaga.
 
Baca: Investasi Berkelanjutan di Sektor Parekraf Dinilai Penting Pulihkan Ekonomi Global
 
Selain itu, Menparekraf menyebut Anindhita memiliki prestasi dan imajinasi. Dia berharap Anindhita bisa berkontribusi meningkatkan perekonomian.
 
"Sudah selayaknya kita dukung," kata Sandiaga.
 
Dalam kesempatan itu, Sandiaga lantas menghubungi stafnya. Menurut Sandiaga, Kemenparekraf lewat program Baparekraf Digital Innovation Lab (BEDIL) bakal membantu Anindhita mengembangkan produknya.
 
"Harapannya pelaku-pelaku seperti cutemonster dan juga Anindita ini bisa meningkatkan omzetnya, membuka peluang usaha dengan ruang-ruang publik dikonversi menjadi tempat mereka beretalase," terang Sandiaga.
 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif