Pengerukan di Lodan Tidak Melalui Kajian
Kepala Dinas Sumber Daya Air Teguh Hendarwan - Medcom.id/Nur Azizah.
Jakarta: Amblesnya tanah di Jalan Lodan Raya RT 01/08, Pademangan, Jakarta Utara diduga karena pengerukan anak sungai Ciliwung di wilayah itu dilakukan terlalu pinggir. Selain itu, tidak ada kajian sebelum alat berat diturunkan dan pengerukan dimulai.

"Tidak ada penghitungan sebelum melakukan pengerukan. Nah ini harus ada kajiannya, jadi enggak sembarangan mengeruk," kata Kepala Dinas Sumber Daya Air Teguh Hendarwan di Jalan Lodan Raya, Jakarta Utara, Selasa, 20 November 2018.

Teguh menyebut pengerukan di Jalan Lodan Raya bukan dilakukan oleh Dinas Sumber Daya Air, melainkan oleh Badan Air. Badan Air berada di bawah Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta.


Dia mengaku sudah bicara dengan Kepala Dinas LH agar proyek tersebut dilimpahkan ke Dinas SDA. Pasalnya, Dinas SDA memiliki Unit Pengujian dan Pengukuran terkait pengerukan.

"Karena kami ada satu badan yang namanya Unit Pengujian Pengukuran. Jadi sebelum pengerukan kita kaji dulu, seperti di Petogogan, warga minta dikeruk tapi enggak bisa karena kondisinya tidak memungkinkan. Akhirnya kita lakukakn secara manual, pun itu tidak maksimal," terang dia.

(Baca juga: Tanah di Kampung Lodan Tiba-tiba Ambles)

Teguh tak mau masalah ini berlarut dan berujung saling menyalahkan. Ia berjanji akan berkoordinasi dengan Dinas LH dan mengevaluasi kegiatan tersebut.

"Ya sudah ini kesalahan kami (semua). Makanya sekarang akan kita perbaiki supaya jadi bagus. Caranya, ya sudah kasih kita karena sarana dan prasarana kami (ada). Contoh kalau kami melakukan pengerukan itu kami loading di pinggir dan malam sudah kita angkat," papar dia. 

Teguh mengungkapkan pihaknya memiliki 383 dumtruck dengan berbagai kapasitas. Mulai dari kapasitas 600 kubik hingga 23 ton kubik.

Diketahui, akibat amblesnya tanah, sebanyak enam rumah milih warga rusak. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berjanji memperbaiki rumah-rumah itu. 

(Baca juga: Anies Libatkan Ahli Selidiki Tanah Ambles di Lodan)





(REN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id