Hujan abu akibat erupsi Gunung Merapi di Kecamatan Sawit, Boyolali. Foto: Medcom.id/Triawati Prihatsari
Hujan abu akibat erupsi Gunung Merapi di Kecamatan Sawit, Boyolali. Foto: Medcom.id/Triawati Prihatsari

Hujan Abu Erupsi Merapi Hingga Perbatasan Boyolali-Sukoharjo

Nasional gunung merapi erupsi gunung
Triawati Prihatsari • 03 Maret 2020 09:14
Boyolali: Erupsi Gunung Merapi mengakibatkan hujan abu hingga perbatasan Boyolali-Sukoharjo, Selasa 3 Maret 2020. Hujan abu tepatnya terjadi di Kecamatan Sawit, Boyolali yang merupakan perbatasan dengan Kelurahan Tempel, Kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah atau sekitar 55 kilometer dari Gunung Merapi.
 
Hujan abu terlihat tebal pukul 07.30 WIB. Genteng-genteng rumah warga memutih. Warga beraktivitas menggunakan mantel dan payung untuk menghindari hujan abu.
 
"Sebenarnya sejak habis subuh suasana sudah mendung. Ternyata mendungnya karena erupsi Merapi," ujar Sholhan, warga Tlawong, Sawit, Boyolali, Jawa Tengah kepada Medcom.id, Selasa, 3 Maret 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Hujan Abu Erupsi Merapi Hingga Perbatasan Boyolali-Sukoharjo
Hujan abu akibat erupsi Gunung Merapi di Kecamatan Sawit, Boyolali. Foto: Medcom.id/Triawati Prihatsari
 
Hingga berita ini dibuat, hujan abu masih terjadi dan belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Sejumlah warga mulai menggunakan masker untuk beraktivitas.
 
Gunung Merapi di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah kembali erupsi, Selasa pagi, 3 Maret 2020. Salah satu gunung api teraktif di dunia itu menyemburkan abu vulkanik setinggi 6.000 meter.
 
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi mencatat amplitudo letusan 75 mm dengan durasi 450 detik. Letusan disertai luncuran awan panas dua kilometer ke arah hulu Kali Gendol. Sementara, arah angin erupsi ke utara.

 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif