Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

Covid-19

Destinasi Wisata Daerah Diminta Antisipasi Klaster Libur Panjang

Nasional Virus Korona libur panjang pandemi covid-19
Ferdian Ananda, Media Indonesia.com • 28 Oktober 2020 08:48
Jakarta: Daerah yang menjadi destinasi wisata selama libur panjang akhir Oktober 2020 diminta siap siaga. Kesiapsiagaan daerah itu dibutuhkan untuk mengantisipasi klaster baru covid-19.
 
"Kami mengingatkan sampai akhir minggu ini adalah libur panjang. Untuk daerah-daerah destinasi wisata, kami mohon kesiapsiagaannya untuk mengantisipasi timbulnya klaster libur panjang," kata juru bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito, Rabu, 27 Oktober 2020.
 
Berkaca pada pengalaman sebelumnya, libur panjang terbukti berdampak pada penambahan kasus positif di tingkat nasional. Hal ini dipicu karena terjadinya kerumunan di berbagai lokasi yang dikunjungi masyarakat selama masa liburan. apalagi tingkat kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan masih minim.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Wiku mengatakan masa liburan kerap digunakan masyarakat untuk mengunjungi destinasi wisata maupun pulang kampung untuk menemui saudara. Satgas Covid-19 mengimbau masyarakat untuk tetap menjauhi daerah-daerah yang ramai dikunjungi saat liburan.
 
Baca: Pemkot Madiun Wajibkan ASN Tes Cepat Sepulang Liburan
 
Pemerintah daerah (pemda) diminta membatasi tingkat kapasitas kunjungan di lokasi wisata, maksimal 50 persen dari total pengunjung. Pemda dapat bekerjasama dengan pengelola wisata, mengoptimalkan satuan tugas daerah dan fasilitas kesehatan yang ada, terutama tracing dan screening.
 
"Tingkatkan kapasitas dan fasilitas testing bagi masyarakat yang melakukan perjalanan," kata dia.
 
Terpenting, kata Wiku, masyarakat menghabiskan waktu liburan di rumah saja. Namun, apabila memang ada kepentingan mendesak, disarankan melakukan screening (pemeriksaan) covid-19 sebelum dan sepulang bepergian.
 
"Tetaplah berkumpul bersama keluarga dirumah, serta lakukan kegiatan di lingkungan masing-masing dengan tetap mematuhi protokol kesehatan 3M (memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan)," kata Wiku.
 
(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif