Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

Menekan Penyebaran Covid-19 di Masa Libur Panjang

Nasional Virus Korona pandemi covid-19 protokol kesehatan
M Iqbal Al Machmudi • 29 Oktober 2020 02:26
Jakarta: Pemerintah mengimbau masyarakat tetap menjalankan protokol kesehatan dengan disiplin di mana pun berada demi menekan mata rantai penyebaran covid-19. Termasuk pada momen libur panjang peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
 
Masa libur panjang kerap dimanfaatkan masyarakat untuk bepergian ke lokasi wisata dan berkumpul bersama keluarga. Belajar dari pengalaman dua libur panjang saat Hari Raya Idulfitri dan Hari Kemerdekaan, kondisi ini menciptakan potensi kerumunan dan penularan covid-19.
 
Kepolisian, TNI, Polisi Pamong Praja, dan pemangku kepentingan lainnya telah melakukan operasi yustisi sejak 14 September 2020. Operasi ini untuk menindak masyarakat yang tak menerapkan protokol kesehatan dengan benar.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Polri, TNI, Satpol PP, telah melakukan penindakan baik persuasif maupun pemberian sanksi sebanyak total 9.246.522 kali," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Awi Setiyono, melalui keterangan tertulisnya, Rabu, 28 Oktober 2020.
 
Tim operasi yustisi mengeluarkan teguran kepada masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan sebanyak lebih dari tujuh juta kali. Teguran tertulis juga sudah dilayangkan hingga lebih dari 1,2 juta kali.
 
Hukuman denda juga diberikan sebanyak lebih dari 70 ribu kali dengan nilai mencapai Rp4.539.531.650 yang telah diserahkan ke kas negara. Kemudian, sanksi sosial kepada 885.167 orang, serta menutup 1.922 tempat usaha yang melanggar protokol kesehatan.
 
"Sosialisasi dan edukasi terhadap pentingnya menjalankan protokol kesehatan harus dilakukan secara masif,” ujar Awi.
 
Baca: Pasien Sembuh Covid-19 di Jakarta Mencapai 90.157 Orang
 
Menurut dia, operasi yustisi sangat efektif mengedukasi dan mencegah penyebaran covid-19. Namun, fakta di lapangan masih ada masyarakat yang abai. Dia berharap masyarakat selalu sadar untuk menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan, dan menghindari kerumunan.
 
Sebagai tambahan pengamanan dan antisipasi arus liburan masyarakat, Kepolisian melalui Korlantas Polri juga menggelar operasi zebra mulai 26 Oktober-8 November 2020. Polri menerjunkan 160.916 personel, serta 645 pos pengamanan dan pelayanan.
 
"Selama operasi zebra ini petugas akan terus menyampaikan teguran terhadap pelanggaran protokol kesehatan demi meminimalisir penularan, dan menambah pemeriksaan protokol kesehatan di pintu-pintu masuk lokasi wisata," kata dia.
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif