Warga mengamati truk pengangkut pasir yang tertimbun abu Gunung Semeru di Desa Sumberwuluh, Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur, Minggu (5/12/2021). (ANTARA FOTO/Zabur Karuru/pras)
Warga mengamati truk pengangkut pasir yang tertimbun abu Gunung Semeru di Desa Sumberwuluh, Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur, Minggu (5/12/2021). (ANTARA FOTO/Zabur Karuru/pras)

Dampak Erupsi Semeru, 79 Gardu Listrik Masih Padam

Nasional PLN Erupsi Gunung gunung semeru Jawa Timur Gunung Semeru Meletus Gunung Semeru Erupsi
Insi Nantika Jelita • 05 Desember 2021 17:32
Jakarta: PLN berupaya memulihkan seluruh pasokan listrik ke warga. Masih ada 79 gardu listrik dengan 22.826 pelanggan yang terdampak padam pascaerupsi Gunung Semeru, Lumajang, Jawa Timur, Sabtu, 4 Desember 2021.
 
Wilayah yang mengalami gangguan listrik tersebut adalah Desa Pronojiwo, Desa Supit Urang, Desa Taman Ayu, Desa Tempursari, dan Desa Curah Kobokan. Beberapa daerah yang masih padam belum dapat dijangkau petugas PLN karena akses jalan utama atau di Jembatan Perak Piketnol roboh akibat erupsi.
 
"Saat ini, akses menuju lokasi masih tertutup, akibat patahnya jembatan Perak di Pronojiwo. Personil PLN segera mengamankan pasokan listrik di lokasi terdampak saat akses kembali dibuka," kata General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur Adi Priyanto dalam keterangan resmi, Minggu, 5 Desember 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Adi mengatakan dari 112 gardu yang terdampak kini 33 gardu sudah kembali menyala. Sehingga, sebanyak 7.697 pelanggan telah mendapatkan pasokan listrik.
 
PLN mengaku telah melakukan sejumlah langkah untuk menangani listrik di wilayah tersebut. Di antaranya, koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk memastikan daerah atau zona yang aman dan zona bahaya, serta zona yang bisa dilewati oleh petugas PLN dalam upaya pengecekan instalasi dan penormalan.
 
Baca: 11 Jenazah Korban Erupsi Semeru Ditemukan
 
Untuk menambah pasokan listrik, kata Adi, PLN telah mengumpulkan genset portable berkapasitas 2,2 sampai 4 kilowatt (kw) sebanyak 8 unit dan kapasitas 23 kw sebanyak 1 unit dari Unit Layanan Pelanggan (ULP). Kemudian, Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) terdekat, serta menyiapkan personel bantuan dari ULP/UP3 terdekat.
 
PLN mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi turunnya abu panas lanjutan. Apalagi, intensitas hujan dan cuaca ekstrem tengah melanda Tanah Air.
 
"Bagi masyarakat jangan berada di dekat jaringan listrik, gardu, panel PJU atau pun pohon yang berpotensi roboh ketika terjadi cuaca ekstrem," kata Adi.
 
 
 
(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif