Menaker M. Hanif Dhakiri memberikan kuliah umum di Universitas Al-Asy'ariah Mandar, Polman. Foto: Dok. Kemenaker
Menaker M. Hanif Dhakiri memberikan kuliah umum di Universitas Al-Asy'ariah Mandar, Polman. Foto: Dok. Kemenaker

Tips dari Menaker untuk menjadi Pemuda yang Kreatif dan Inovatif

Nasional berita kemenaker
Gervin Nathaniel Purba • 15 Februari 2018 17:59
Polewali Mandar: Pemuda-pemudi dituntut harus menjadi kreatif dan inovatif dalam menghadapi segala tantangan. Mereka bisa tertinggal dalam arus persaingan global yang begitu ketat jika hal itu tidak dilakukan.
 
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M. Hanif Dhakiri membeberkan sejumlah cara agar pemuda-pemudi menjadi kreatif dan inovatif. Langkah pertama, para pemuda-pemudi harus keluar dari zona nyaman.
 
"Langkah pertama kalau mau kreatif dan inovatif harus keluar dari rutinitas. Harus keluar dari zona nyaman untuk menghadapi tantangan baru," kata Hanif di hadapan peserta kuliah umum di Universitas Al-Asy'ariah Mandar, Polman pada Kamis, 15 Februari 2018.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kedua, cara untuk menjadi kreatif dan inovatif adalah thinking out of the box. "Jadi harus dieksplor terus sehingga dia benar-benar menemukan yang baru," ucapnya.
 
Cara terakhir, dikarenakan saat ini Indonesia dan sejumlah negara dunia telah memasuki era persaingan, maka agar pemuda Indonesia bisa menjadi kreatif dan inovatif harus bekerja di atas standar.
 
"Kenapa di atas standar? Karena kalau di atas standar pasti menang. Kalau standar-standar saja, Anda bisa menang, bisa kalah. Kalau di bawah standar pasti kalah," ujarnya.
 
Adapun, bekerja di atas standar dapat dicapai dengan bekerja keras. Artinya, dibutuhkan usaha lebih untuk mencapai hasil yang lebih pula.
 
"Kata Einstein, kalau orang mengharapkan hasil yang luar biasa dengan usaha yang biasa itu namanya orang gila," pungkasnya.
 

(ROS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi