Indonesia Berharap Jepang Tingkatkan Investasi

Annisa ayu artanti 26 Oktober 2018 03:05 WIB
indonesia-jepang
Indonesia Berharap Jepang Tingkatkan Investasi
Foto: Istimewa
Jakarta: Pelaku usaha Indonesia mendorong peningkatan investasi dari Jepang di sektor manufaktur dan infrastruktur teknologi informasi. Investasi itu diharapkan bisa memacu pertumbuhan ekonomi Tanah Air.

"Kami harapkan Jepang menjadi investor terbaik di Indonesia dan ASEAN," kata Ketua Forum Bisnis ASEAN-Jepang (AJBM) ke-44 Kusumo seperti dikutip Antara, Kamis, 25 Oktober 2018.
 
Indonesia menjadi tuan rumah pertemuan bisnis yang menghadirkan pengusaha dan perusahaan dari Asia Tenggara dan Jepang. Pertemuan yang diharapkan bisa menggenjot investasi itu diadakan di Bali.

Peningkatan investasi ini diharapkan bisa menggerakkan ekonomi ASEAN. Mengingat, Indonesia memiliki kawasan terluas dan pasar terbesar di Asia Tenggara.
 
"Jepang itu kebanyakan investasi bidang manufaktur. Produksi Toyota dan Nissan jauh lebih besar dari pada produksi mereka di Jepang sendiri," jelas dia. 


Menurutnya, Indonesia juga berpotensi memperbesar ekspor ke Jepang. Salah satunya tenaga kerja yang permintaannya terus meningkat dari tahun ke tahun, sekitar 1 juta sampai 1,5 juta pekerja.
 
"Jepang tiap tahun kekurangan tenaga kerja karena masyarakat mereka menua. Ini harus diisi oleh SDM Indonesia dengan penduduk terbesar keempat di dunia. Ada kesempatan bagi Indonesia," ucap dia.

Sementara itu CEO All Nippon Airways (ANA) Shinya Katanozaka mencermati kawasan ASEAN kini telah bertransformasi sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi yang kuat. "Saya berharap pertemuan ini kami bisa mengeksplor kemungkinan kerja sama bisnis untuk kawasan regional," kata Katanozaka.

Sebelumnya Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menyebutkan Jepang merupakan investor terbesar kedua di Indonesia setelah Singapura dengan total realisasi mencapai 5 miliar dolar AS pada 2017.

Sedangkan selama periode Januari-Juni 2018, BKPM mencatat Jepang masih menduduki posisi kedua dengan realisasi penanaman modal asing mencapai USD2,4 miliar.



(DRI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id