Pencarian Korban Bencana Sulteng Berakhir Senin Lusa
Bangunan runtuh setelah Palu diguncang gempa/Medcom.id/Surya Perkasa
Jakarta: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut pencarian korban bencana gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah (Sulteng) akan berakhir pada Senin, 8 Oktober 2018. Saat ini, pencarian korban telah memasuki hari ketujuh.

"Itu sesuai dengan mekanismenya, karena dalam proses pencarian, di atas 10 hari korban diperkirakan sudah meninggal dunia," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho di kantornya, Jakarta Timur, Jumat, 5 Oktober 2018.

Menurutnya, masa tanggap darurat sesuai prosedur adalah 14 hari sejak kejadian. Namun tak demikian dengan waktu pencarian korban, yakni 7 hari. Ada pun masa pencarian 10 hari merupakan perpanjangan 3 hari dari waktu yang ditetapkan.


Pun demikian, Sutopo menyebut masa tanggap darurat bisa lebih panjang dari 14 hari. Khususnya jika Kepala Daerah merasa perpanjangan tersebut diperlukan. Sekaligus memperpanjang masa pencarian korban.

(Baca: Pemerintah Siapkan Rp1,06 Triliun untuk Palu-Donggala)

"Kepala daerah dapat melanjutkan masa tanggap darurat untuk pencarian korban," kata Sutopo.

Lebih lanjut, ia merinci mekanisme perpanjangan masa darurat dan pencarian korban. Saat ini, tim gabungan SAR dikerahkan mencari korban. Selanjutnya, pencarian akan dilanjutkan dalam beberapa hari ke depan. 

"Mungkin tujuh hari atau empat hari sehingga total 14 hari. Tetapi kekuatan yang ada dikurangi," tandasnya.

Data terakhir BNPB jumlah korban meninggal dunia mencapai 1.571 orang. Selain itu, masih ada 152 korban yang tertimbun dan 113 korban hilang. Korban luka berat tercatat sebanyak 2.549 dan sedang menjalani perawatan di rumah sakit.



(JMS)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id