Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu. Foto: Medcom.id/Dian Ihsan Siregar.
Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu. Foto: Medcom.id/Dian Ihsan Siregar.

Menhan: Indonesia Mampu Perang 1.000 Tahun

Nasional tni
Dian Ihsan Siregar • 16 Januari 2019 20:22
Jakarta: Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu menolak pernyataan Prabowo Subianto, calon presiden nomor urut 02, bahwa Indonesia hanya mampu bertahan tiga hari andai terlibat dalam perang. Faktanya, Indonesia tidak selemah itu.
 
"Kita mampu kok untuk berperang selama 1.000 tahun," kata Ryamizarddi Gedung Kementerian Pertahanan, Jakarta, Rabu, 16 Januari 2019.
 
Ryamizard mengakui memang pernah melempar pernyataan seperti yang dikutip Prabowo Subianto. Tapi, konteksnya bukan seperti pandangan Prabowo Subianto. Ryamizard mengatakan itu 10 tahun lalu ketika Indonesia sedang krisis minyak.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Itu masalah minyak kok. Kalau kita perang besar terus-menerus, minyak akan habis," jelas dia.
 
Dia meminta publik untuk melihat secara utuh pernyataannya terkait kemampuan bertahan Indonesia dalam menghadapi peperangan. "Kita bisa perang berlarut, bisa 1.000 tahun kita perang, bisa. Paham ya, ini jangan dipotong-potong," tukas Ryamizard.
 
Sebelumnya, Prabowo Subiantomengkritik kondisi pertahanan Indonesia yang saat ini dinilainya kurang baik. Bahkan bila terpaksa untuk berperang, sebut dia, Indonesia hanya mampu bertahan selama tiga hari lantaran sedikitnya cadangan peluru.
 
"Kalau Indonesia terpaksa perang hari ini, kita hanya bisa bertahan tiga hari. Karena peluru hanya tiga hari yang ada," ungkap Prabowo dalam acara Pidato Kebangsaan di JCC, Senin malam, 14 Januari 2019.
 

 

(HUS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi