Jaksa Korban Kecelakaan Lion Air Dapat Kenaikan Pangkat

Lukman Diah Sari 03 November 2018 08:06 WIB
Lion Air Jatuh
Jaksa Korban Kecelakaan Lion Air Dapat Kenaikan Pangkat
Petugas membawa kantong berisi jenazah korban pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di perairan Tanjung Karawang. ANT/M Adimaja.
Jakarta: Tiga jaksa dan seorang staf tata usaha kejaksaan menjadi korban kecelakaan pesawat Lion Air PK-LQP dengan rute Jakarta-Pangkal Pinang. Jaksa Agung M Prasetyo memberi kenaikan pangkat terhadap korban tersebut.

Tiga jaksa yang jadi korban yaitu, Jaksa koordinator pada Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung Andri Wiranofa, Kasi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Pangkalpinang Dody Junaedi, dan Jaksa Fungsional Kejaksaan Negeri Bangka Selatan Shandy Johan Ramadhan.

Kemudian seorang staf Tata Usaha Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung yang ikut menjadi korban bernama Sastiarta.


"Kita juga akan memberikan kenaikan pangkat Anumerta kepada mereka. karena kan meraka berangkat ke Pangkal Pinang sedang bertugas," kata Prasetyo di Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat, 2 November 2018.

Baca: 3 Jenazah Korban Lion Air Teridentifikasi

Prasetyo melanjutkan tak hanya kenaikan pangkat untuk korban. Tapi, keluarga yang ditinggalkan juga diberi bantuan. 

Dia meminta, agar keluarga korban yang membutuhkan bantuan tak sungkan menyampaikan kebutuhan mereka ke Kejaksaan Agung. Terlebih, banyak anak-anak yang ditinggalkan. 

"Mereka itu sudah meninggalkan beberapa orang anak kecil-kecil bahkan Andri Wiranofa malah (jadi korban) bersama isterinya, anaknya ada dua orang perempuan kecil-kecil," kata Prasetyo. 

Sementara, jaksa Dody meninggalkan tiga anak yakni dua perempuan dan seorang laki-laki. Satu anaknya, kata Prasetyo, masih berusia sekitar 6 minggu atau 1,5 bulan kandungan.

"Itu menjadi perhatian kita," pungkasnya.



(DRI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id