Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Azhar Simanjuntak - Medcom.id/Siti Yona Hukmana.
Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Azhar Simanjuntak - Medcom.id/Siti Yona Hukmana.

Sandi Bakal Perkenalkan Tandingan Kartu Sakti Jokowi

Nasional debat capres cawapres kartu sakti jokowi
Faisal Abdalla • 17 Maret 2019 18:50
Jakarta: Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Azhar Simanjuntak, mengatakan Sandiaga siap menghadapi Ma'ruf Amin di debat ketiga. Sandiaga bakal memperkenalkan tandingan 'kartu sakti' di debat.
 
"Ini seperti kita ketahui dan diakui juga oleh pemerintah bahwa sebenarnya revolusi mental kemudian berbelok menjadi pembangunan infrastruktur. Kami ingin mengembalikan rel pembangunan Indonesia pada pembangunan sumber daya manusia dan tentu juga akan melanjutkan pembangunan infrastruktur," kata Dahnil di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu, 17 Maret 2019.
 
Dahnil mengkritik pembangunan di era Joko Widodo yang lebih menitikberatkan pembangunan infrastruktur. Menurutnya, yang terpenting saat ini adalah pembangunan sumber daya manusia (SDM).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia mengaku Sandi sudah berkonsultasi dengan praktisi terkait tema debat. Dia mengklaim solusi yang akan ditawarkan Sandi pada debat nanti merupakan solusi konkret berdasarkan aspirasi masyarakat.
 
"Yang jelas kami akan tawarkan solusi. Solusi yang tidak terpikirkan oleh para TKN oleh Pak Jokowi dan Pak Ma'ruf," ujarnya.
 
(Baca juga:Jokowi: Kartu Pra Kerja Bukan untuk Gaji Pengangguran)
 
Sementara itu, Juru Bicara BPN lainya, Andre Rosiade, mengatakan Sandi sudah menyiapkan 'kejutan' untuk debat nanti. 'Kejutan' Sandi diklaim dapat mengalahkan program 'kartu sakti' capres 01, Joko Widodo.
 
"Bang Sandi akan keluarkan sesuatu. Pokoknya kerenlah, kita akan kalahkan kartu sakti Jokowi," kata Juru Bicara BPN, Andre.
 
Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Hasto Kristiyanto, menyebut program tiga kartu sakti Jokowi merupakan wujud aspirasi masyarakat. Tiga program itu diyakini mampu menjawab aspirasi rakyat untuk mendapat kehidupan lebih layak.
 
"Kartu program unggulan tersebut merupakan hasil daya cipta aspirasi rakyat itu sendiri," kata Hasto di Jakarta, Rabu, 27 Februari 2019.
 
Hasto mengatakan, selama Jokowi menemui rakyat, banyak masukan datang ke pemerintah. Kehadiran tiga 'kartu sakti' baru ini juga diluncurkan sebagai wujud kehadiran negara.
 
"Seluruh kartu program unggulan tersebut hasil dari dambaan rakyat yang dijawab dengan baik oleh Presiden Jokowi. Di sinilah negara hadir, agar rakyat berperikehidupan yang layak," papar Sekjen PDI Perjuangan itu.
 
Debat ketiga Pilrpes 2019 akan digelar malam ini, pukul 20.00 WIB. Debat akan mempertemukan calon wakil presiden 01, Ma'ruf Amin dan calon wakil presiden 02, Sandiaga Uno. Keduanya akan beradu gagasan, visi, misi, dan program di bidang kesehatan, ketenagakerjaan, pendidikan, sosial dan budaya.

 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif