Puskesmas Antinarkoba Dijadikan Tempat Rehab Dini

Eko Nordiansyah 29 November 2018 08:30 WIB
narkoba
Puskesmas Antinarkoba Dijadikan Tempat Rehab Dini
Wali Kota Bandung Oded M Danial (kiri) bersama Kepala BNN Heru Winarko. Foto: Istimewa
Jakarta: Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Heru Winarko mengusulkan puskesmas bisa menjadi tempat rehab dini bagi para pengguna narkoba. Terlebih BNN juga memiliki keterbatasan yang seharusnya bisa ditopang oleh para perangkat desa lainnya. 

"Sebagai salah satu bentuk sinergitas, puskesmas dapat dijadikan sebagai tempat rehab dini bagi masyarakat, ke depan puskesmas diharapkan dapat menjadi puskesmas unggulan antinarkoba," kata Heru dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu, 28 November 2018.

Hal ini disampaikannya saat menghadiri pelaksanaan program Pencegahan dan Penyalahgunaan Pemberantasan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), bersama TNI (Babinsa), Polri (Bhabinkamtibmas), dan pemerintah daerah (Lurah/Kepala Desa) di Gedung Bhayangkara, Bandung, Jawa Barat.


Menurut dia, kerja sama dan kolaborasi dari berbagai pihak di daerah diharapkan menjadi ujung tombak dalam mencegah dan memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika. Apalagi Provinsi Jawa Barat termasuk dalam lima besar wilayah rawan narkoba di Indonesia. 

Untuk itu, dilakukan pula penandatanganan deklarasi antinarkoba oleh BNN Kota Bandung, Walikota Bandung Oded M. Danial, Kapolrestabes Bandung, dan Komandan Kodim 0618/BS yang disaksikan oleh Kepala BNN serta Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Agung Budi Marwoto.

Baca: Penyalahgunaan Narkoba Diklaim Menurun

Menurut Oded, salah satu kunci untuk mengatasi permasalahan narkotika di Bandung yaitu komitmen dari semua pihak di daerah masing-masing. Oleh karena itu, penandatanganan deklarasi menegaskan komitmen seluruh aparat di kota/ kabupaten membangun sinergitas. 

"Saya berharap dalam memerangi narkoba semua aparat termasuk unsur kelurahan dapat bersama-sama membangun sinergitas di kewilayahan," ungkap Oded.



(DMR)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id