NEWSTICKER
Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus korona, Achmad Yurianto/Medcom.id/Yurike Budiman
Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus korona, Achmad Yurianto/Medcom.id/Yurike Budiman

Pemerintah Prediksi Lonjakan Jumlah Pasien Korona

Nasional Virus Korona virus corona
Zaenal Arifin • 17 Maret 2020 20:57
Jakarta: Pemerintah memperkirakan peningkatan pasien korona atau covid-19. Hal ini karena banyaknya masyarakat mengecek diri.
 
"Akan terjadi penambahan pasien yang cukup siginifikan nantinya, ini disebabkan tracing yang aktif kami lakukan dan edukasi semakin gencar sehingga masyarakat pun sudah mulai menyadari bahwa mereka harus waspada," kata juru bicara pemerintah untuk penanganan virus korona Achmad Yurianto di Graha BNPB, Jakarta Timur, Selasa, 17 Maret 2020.
 
Baca:Pasien Positif Korona Mencapai 172 Orang

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Yurianto menyebut edukasi kepada masyarakat membuat mereka mengecek kondisinya di rumah sakit-rumah sakit rujukan. Menurut dia, rumah sakit akan menakar keperluan pengecekan.
 
Pemerintah Prediksi Lonjakan Jumlah Pasien Korona
Grafis/Medcom.id.
 
Ada masyarakat yang dicek mendalam dan tidak. Hal ini tergantung pemeriksaan riwayat kesehatan dan kontak fisik mereka.
 
"Masyarakat yang merasa memiliki kontak dengan orang yang positif terpapar virus untuk melakukan konsultasi ke dokter di beberapa rumah sakit dan beberapa di antara mereka ada yang diputuskan dilakukan swab (pengecekan) dalam rangka pemeriksaan virus dan ada yang tidak diarahkan swab," kata Yurianto.
 
Dia mengatakan kesadaran masyarakat merupakan kemajuan. Sebab ketika mengecek, ada edukasi dari rumah sakit sehingga mereka lebih memahami pencegahan korona.
 
"Basis pengelolaan penyakit ini ada pada masyarakat sehingga edukasi menjadi mutlak dan mereka akan tahu betul apa yang harus dilakukan saat mereka merasa ada gejala," ujar dia.
 
Pihaknya akan terus mengawasi masyarakat yang melakukan pengecekan. Tujuannya untuk memetakan perkembangan penyebaran virus itu.
 
"Ini harapan yang kami bisa dapat, sehingga secara sinergi bersama unsur kesehatan di daerah bisa bersama-sama kendalikan ini," ucap Yurianto.
 

(ADN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif