Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

Mayoritas Dokter Meninggal Spesialis Gigi dan THT

Nasional Virus Korona
Anggi Tondi Martaon • 06 April 2020 20:49
Jakarta: Sebanyak 20 lebih dokter wafat sejak virus korona mewabah di Indonesia. Mereka yang wafat bukan tenaga medis yang menangani pasien korona.
 
"Sebagian dari beliau yang wafat ternyata tidak semuanya itu adalah dokter yang berada di front terdepan," kata Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo saat Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi VIII melalui telekonferensi, Jakarta, Senin, 6 April 2020.
 
Doni mengatakan latar belakang sebagian dokter yang wafat yaitu dokter gigi dan telinga, hidung dan tenggorokan (THT). Gugus tugas pun telah meminta Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk menghentikan sementara praktik kedua dokter spesialis tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kalaupun praktik hanya untuk pasien sangat serius," kata dia.
 
Baca: Jabar Tunggu Kajian 27 Kabupaten/Kota soal PSBB
 
Seluruh tenaga medis dianjurkan menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap selama menjalankan tugas. Penyaluran APD akan dilakukan semaksimal mungkin kepada seluruh tenaga medis.
 
"Kami juga akan memberikan yang terbaik kepada tenaga dokter dan perawat," kata dia.
 
Proses distribusi akan dipantau oleh Gugus Tugas. Jika terjadi penyimpangan, pelaku akan ditindak oleh pihak berwajib.
 
"Kami akan memberikan laporan kepada kepolisian untuk menertibkan kepada mereka melakukan penyimpangan ini," ujar dia.
 

(JMS)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif