Kepala Badan Litbang dan Diklat, Achmad Gunaryo. Istimewa.
Kepala Badan Litbang dan Diklat, Achmad Gunaryo. Istimewa.

Temu Peneliti Upaya untuk Meningkatkan Riset Bidang Keagamaan

Nasional penelitian Riset dan Penelitian Kemenag
Juven Martua Sitompul • 10 Juni 2021 21:58
Jakarta: Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama (Kemenag) memiliki tugas melaksanakan penelitian dan pengembangan di bidang keagamaan. Peneliti sebagai aset utama Badan Litbang Kemenag berperan penting dalam mendukung pembuatan kebijakan pembangunan nasional bidang agama.
 
Salah satunya, melalui hasil-hasil penelitian di bidang bimbingan masyarakat agama dan layanan keagamaaan, bidang pendidikan agama dan keagamaan. Termasuk, bidang lektur khazanah dan manajemen organisasi.
 
"Dalam menghadapi persaingan global peran penelitian dan pengkajian sangat penting dan strategis," kata Kepala Badan Litbang dan Diklat, Achmad Gunaryo, dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 10 Juni 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Salah satu kebijakan pemerintah untuk meningkatkan mutu penelitian dan pengkajian dengan membentuk badan otonom, yaitu badan riset dan inovasi nasional (BRIN) berdasarkan Undang-Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2019 tentang Sistem Nasional Ilmu Pengetahuan dan Tekonogi (Sisnas Iptek).
 
"Dalam kaitan perubahan tersebut tema Temu Nasional Peneliti Tahun 2021 adalah 'Masa Depan Riset Agama dan Keagamaan di bawah koordinasi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)'. Secara umum kegiatan ini diarahkan pada dua hal pokok, yaitu sebagai wahana untuk peningkatan kompetensi dan evaluasi kinerja peneliti Kementerian Agama dalam menyongsong hadirnya lembaga BRIN," kata dia.
 
Baca: 15 Ribu Guru Agama Ikuti Pendidikan Profesi Guru Nasional
 
Peserta Temu Ilmiah Nasional Peneliti seluruhnya berjumlah 300 orang dengan komposisi 100 orang luring dan 200 orang daring. Peserta terdiri dari peneliti Badan Litbang, yaitu Pusat dan Unit Pelaksana Teknis yang tersebar di tiga Balai Litbang, peserta kementerian/lembaga lain, serta panitia pelaksana.
 
Narasumber dalam kegiatan ini adalah Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Kepala BRIN/LIPI, Sekretaris Jenderal Kementerian Agama, Deputi SDM Aparatur Kemenpan RB, Deputi Kelembagaan Kemenpan RB, Bappenas; dan Ketua Himpenindo.
 
"Harapannya kegiatan ini dapat menjelaskan posisi riset agama dalam kerangka BRIN agar dapat berkontribusi secara optimal dalam pengambilan kebijakan pembangunan nasional di bidang agama," tegas dia.
 
(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif