Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono. Foto: Antara/Yulius Satria.
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono. Foto: Antara/Yulius Satria.

SBY: Vaksin Covid-19 Harus Sukses

Nasional Virus Korona pandemi covid-19 vaksin covid-19
Anggi Tondi Martaon • 08 Januari 2021 19:08
Jakarta: Indonesia bakal memulai program vaksinasi covid-19. Program tersebut harus sukses.
 
"Vaksinasi sebagai program pemerintah dan gerakan nasional haruslah benar-benar sukses," kata Presiden ke-6 Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono dalam keterangan tertulis, Jumat, 8 Januari 2021.
 
Mantan Ketua Umum Partai Demokrat itu menilai vaksin sebagai harapan baru bagi Indonesia dan masyarakat dunia. Vaksin dinilai bakal menjadi titik balik mengakhiri pandemi covid-19.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


SBY mengakui program vaksin kepada jumlah yang dianjurkan, yakni 181 juta masyarakat Indonesia bukan pekerjaan gampang. Apalagi, tidak sedikit tantangan yang dihadapi pemerintah menyukseskan program vaksinasi tersebut, di antaranya geografis dan demografi.
 
Selain itu, pemerintah tentu harus menyiapkan anggaran yang cukup besar. Apalagi Presiden Jokowi sudah menjanjikan vaksin ini gratis di tengah keterbatasan keuangan negara dan ruang fiskal.
 
Baca: Masyarakat Bisa Sampaikan Keluhan Usai Divaksinasi Covid-19
 
Dia mengingatkan agar janji tersebut dipenuhi. Kalau tidak maka hal itu akan menimbulkan ketidakpercayaan dari masyarakat.
 
"Kalau ini terjadi dampaknya buruk. Masyarakat bisa panik, marah dan kehilangan harapan," ungkap dia.
 
Meski banyak tantangan, dia berharap semangat pemerintah tidak kendor menyukseskan vaksin covid-19. Dia meyakini pemerintah mampu mengelola vaksinasi ini dengan baik.
 
"Syaratnya, lakukan manajemen krisis yang efektif serta bekerja siang dan malam. Bukan business as usual," ujar dia.
 
(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif