Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar. ANT/Puspa Perwitasari.
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar. ANT/Puspa Perwitasari.

Menteri Siti Ajak Siswa Sekolah Peduli Lingkungan

Nasional lingkungan hidup
Antara • 30 Oktober 2019 09:26
Jakarta: Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar mengajak siswa Sekolah Global Mandiri menjaga lingkungan. Siti mengatakan pembentukan karakter siswa menentukan masa depan Indonesia.
 
"Kerja lima tahun belakangan mengindikasikan banyak kemajuan. Terlihat anak-anak sekolah sekarang sudah membawa tumbler dan mengurangi sampah plastik," kata Siti usai mengisi kelas inspirasi di Sekolah Global Mandiri di Cibubur, Jawa Barat, Selasa, 29 Oktober 2019.
 
Siti sedang merancang kegiatan peduli lingkungan yang melibatkan sekolah. Ia menilai pengelolaan lingkungan tak bisa dilakukan pemerintah, tapi harus bahu-membahu dengan masyarakat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Presiden (Joko Widodo) berpesan, yang paling penting adalah bagaimana implementasi oleh rakyat, untuk rakyat," katanya.
 
Sekitar 300 siswa antusias mengikuti kegiatan itu. Acara itu juga dihadiri para wali murid. Salah satu siswa, Andi Salman Nazafi sempat bertanya tentang penyebab kebakaran hutan dan lahan. Siti menjawab karhutla bisa terjadi karena faktor alam dan manusia.
 
"Ada yang akibat buang puntung rokok sembarangan, ada juga karena pembakaran untuk membuka ladang dan kebun," katanya.
 
Ia mengatakan pemerintah terus memadamkan karhutla. Pemerintah juga mengontrol ketat pengelolaan lahan untuk mencegah kejadian karhutla.
 
"Petugas Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api terus bekerja di lapangan, BPBD juga aktif. Pemerintah masih waspada hingga pertengahan November," kata Siti.
 
Data dari Sistem Monitoring Karhutla Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), jumlah titik panas pada hari ini, berdasarkan pantauan satelit Terra/Aqua (dengan tingkat kepercayaan lebih besar dari 80 persen) sebanyak 52 titik. Jumlah ini telah turun jauh dibandingkan pekan lalu yang tercatat lebih dari 600 titik.
 
Siti juga membagikan bibit pohon rambutan, mangga, dan nangka kepada siswa Sekolah Global Mandiri. Ia meminta para siswa menanam 25 batang pohon hingga dewasa nanti. Menurut politikus NasDem itu penanaman pohon bisa mencegah perubahan iklim.
 
Kepala Sekolah Global Mandiri Anna Budiatmi berharap kedatangan Siti bisa menginspirasi para siswa. Ia ingin masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan. Sekolah Global Mandiri juga telah mewajibkan siswa membawa botol air minum dan kotak makanan untuk mengurangi sampah plastik.
 
Siswa juga wajib mengumpulkan sampah yang bisa didaur ulang untuk kemudian 'ditabung' di bank sampah sekolah. Sampah tersebut akan didaur ulang menjadi berbagai produk yang bisa dimanfaatkan kembali atau produk kerajinan.
 
"Ini memang kampanye sederhana tapi sebagai generasi penerus, pendidikan lingkungan hidup perlu dilakukan sejak dini," katanya.

 

(DRI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif