Polisi lalu lintas memberikan imbauan mengenai protokol kesehatan kepada pengendara motor pada operasi zebra di Kota Gorontalo, Gorontalo, Senin, 26 Oktober 2020. Foto: Antara/Adiwinata Solihin
Polisi lalu lintas memberikan imbauan mengenai protokol kesehatan kepada pengendara motor pada operasi zebra di Kota Gorontalo, Gorontalo, Senin, 26 Oktober 2020. Foto: Antara/Adiwinata Solihin

Peran Sekecil Apa pun Membantu Negara Melawan Covid-19

Nasional Virus Korona pandemi covid-19 protokol kesehatan Ingat Pesan Ibu Satgas Covid-19
Yogi Bayu Aji • 27 Oktober 2020 15:50
Jakarta: Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengajak masyarakat terlibat aktif melawan penyebaran virus korona. Tak perlu muluk-muluk, publik cukup memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak (3M).
 
“Tidak ada kata lain bahwa tiap komponen bangsa harus ikut partisipasi. Sekecil apa pun peran serta kita, kita ikut bela negara,” tegas Doni di Media Center Satgas Penanganan Covid-19, Jakarta Timur, Selasa, 27 Oktober 2020.
 
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) itu menyebut warga juga bisa berkontribusi lebih sesuai profesinya. Insan media, contoh dia, dapat mengajak masyarakat mematuhi protokol kesehatan dan tenaga kesehatan (nakes).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Duta Besar (Dubes) Republik Indonesia (RI) untuk Singapura, Suryopratomo, berpendapat serupa. Tommy, sapaan Suryopratomo, menyebut media berperan penting untuk menyukseskan penanganan pandemi covid-19. 
 
Baca: Jelang Libur Panjang, Wakapolri Imbau Warga Patuh Protokol Kesehatan
 
Menurut dia, masih ada 17 persen penduduk Indonesia tidak percaya covid-19. Kondisi itu harus dituntaskan agar publik memahami virus yang pertama kali muncul di Wuhan, Tiongkok, itu betul-betul ada.
 
“Covid-19 bukan rekayasa tapi fakta. Ini pekerjaan yang tidak mudah dengan waktu yang pendek,” ujar Tommy yang juga mantan Direktur Utama Metro TV itu.
 
Di sisi lain, Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Tulus Abadi, mengingatkan pemerintah untuk mengantisipasi klaster baru covid-19 usai libur panjang akhir Oktober 2020. Momen ini berisiko menyebabkan penularan virus korona.
 
Tulus meminta pemerintah dan aparat keamanan tegas menegur pelanggar protokol kesehatan. Bahkan sanksi harus diberikan bagi mereka yang membandel, khususnya di pusat keramaian.
 
Satuan Tugas Covid-19 terus mengampanyekan #ingatpesanibu. Pemerintah berharap kampanye ingat pesan ibu efektif mengajak masyarakat disiplin menerapkan 3M, yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.
 
Pemerintah melalui #satgascovid19 tak bosan-bosannya mengampanyekan #ingatpesanibu. Jangan lupa selalu menerapkan 3M, yakni #pakaimasker, #jagajarak dan #jagajarakhindarikerumunan, serta #cucitangan dan #cucitanganpakaisabun.
 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif