Gempa Susulan Diprediksi Terus Terjadi Hingga 4 Pekan ke Depan

09 Agustus 2018 14:19 WIB
gempa bumiGempa Lombok
Gempa Susulan Diprediksi Terus Terjadi Hingga 4 Pekan ke Depan
Tim gabungan TNI, Polri, dan Basarnas melakukan evakuasi korban yang tertimbun reruntuhan Masjid Jamiul Jamaah di Pemenang Barat, Lombok Utara, NTB. (Foto: MI/Ramdani)
Jakarta: Gempa susulan berkekuatan 6,2 Skala Richter (SR) yang terjadi di Lombok, Nusa Tenggara Barat, Kamis, 9 Agustus 2018 siang merupakan bagian dari peluruhan gempa yang sudah berlangsung sejak 29 Juli 2018.

Kepala Bagian Humas Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Hary Tirto Jatmiko memprediksi gempa susulan akan terus terjadi paling tidak 3-4 pekan ke depan.

"Sesuai perhitungan kami, karakteristisk gempa Lombok karena adanya peluruhan gempa susulan yang diperkirakan 3-4 minggu ke depan akan terus terjadi secara fluktuatif," ujarnya melalui sambungan telepon dalam Breaking News Metro TV.


Hary mengatakan Kamis siang per pukul 01.05 WIB sudah terjadi 362 gempa susulan yang 18 di antaranya dirasakan langsung oleh masyarakat.

Pemutakhiran data BMKG, pusat gempa terletak di koordinat 8.49 lintang selatan 116.19 bujur timur dan berlokasi di darat berjarak 13 kilometer arah timur laut Kota Mataram dengan kedalaman 16 kilometer. 

"Sejauh ini tidak ada anomali cuaca (indikasi tsunami). Secara umum cuaca di Nusa Tenggara Barat cerah berawan dan pada malam hari suhu udara cenderung lebih dingin," jelasnya.





(MEL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id