Ilustrasi - Foto: MI.
Ilustrasi - Foto: MI.

Tak Ada Anomali Cuaca di 2020

Nasional cuaca jakarta prakiraan cuaca
Cindy • 02 November 2019 21:06
Jakarta: Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan tidak ada gangguan anomali iklim dan cuaca pada 2020. Curah hujan di Indonesia diprediksi aman.
 
"Curah hujan akan cenderung sama dengan pola iklim normal atau klimatologisnya," kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati lewat keterangan tertulis, Sabtu, 2 November 2019.
 
Dwi menyebut National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA), National Aeronautics and Space Administration (NASA) serta Japan Agency for Marine-Earth Science and Technology (JAMSTEC) memprediksi hal serupa. Prediksi tersebut didapat dari hasil pantauan dan analisa dinamika atmosfer.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Lanjutnya, hujan sepanjang tahun 2020 tetap normal walau akan lebih basah ketimbang 2019. Khususnya wilayah Sumatera dan Kalimantan bagian utara.
 
Puncak musim hujan diprediksi terjadi pada Januari-Februari 2020. Sementara musim kemarau umumnya akan dimulai pada bulan April atau Mei hingga Oktober 2020.
 
"Sedangkan wilayah di dekat ekuator, seperti Aceh, Sumatera Utara, dan Riau, musim kemarau pertama akan dimulai pada Februari - Maret 2020," ucap Dwi.
 
Meski tak terdampak gangguan anomali, kata Dwi, tahun 2020 ini perlu tetap diwaspadai adanya potensi kekeringan saat musim kemarau. BMKG mengimbau untuk menjaga cadangan air dengan manajemen operasional air waduk saat musim penghujan.
 
Nantinya cadangan air waduk itu dapat berguna saat musim kemarau tiba. Lalu Teknologi Modifikasi Cuaca dapat diterapkan sebagai alternatif pada saat peralihan kedua musim tersebut. Terutama bagi wilayah rawan kekeringan dan karhutla.
 

(ADN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif