Pajangan harimau Sumatra milik pengemudi koboi AM disita polisi. Foto: Medcom.id/Jufriansyah
Pajangan harimau Sumatra milik pengemudi koboi AM disita polisi. Foto: Medcom.id/Jufriansyah

Asal-Usul Satwa Langka Milik Penunggang Lamborghini Diusut

Nasional senjata api penembakan
Ilham Pratama Putra • 27 Desember 2019 13:25
Jakarta: Pajangan satwa langka milik AM, penunggang Lamborghini yang bertingkah bak koboi, diusut polisi. AM kedapatan memajang 11 satwa diawetkan, empat di antaranya langka, di rumahnya di Pejaten Barat, Pasar Minggu, Jakarta Selatan (Jaksel).
 
"Masih terus kita dalami (asal-usulnya)," kata Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar (Kombes) Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Jum'at 27 Desember 2019.
 
Menurut dia, 11 satwa itu meliputi harimau Sumatra, rusa Bawean, buaya, hingga burung cenderawasih. Pajangan satwa yang dimiliki AM ilegal.AM pun diganjar pasal berlapis.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sampai dengan kita lakukan ini (penyelidikan), surat dari pemilik pengawasan binatang tersebut memang belum kita temukan, memang tidak ada," ujar Yusri.
 
Aksi koboinya membuat AM terjerat Pasal 335 dan 336 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang perbuatan tidak menyenangkan dan pengancaman. Dia juga dijerat Pasal 40 ayat 2 jo Pasal 21 huruf b dan d Undang-Undang (UU) Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.
 
AM berurusan dengan hukum setelah menodongkan senjata api kepada dua pelajar SMA di Kemang, Jaksel, Sabtu, 21 Desember 2019. Peristiwa itu bermula ketika pelaku yang mengemudikan supercar Lamborghini itu berpapasan dengan korban.
 
Pelaku merasa diejak oleh kedua bocah. Dia naik pitam hingga mengeluarkan makian kasar kepada korban. Dari mobil bernomor polisi B 27 AYR itu, AM kemudian meletuskan tembakan peringatan agar korban tak kabur.
 
Pada Minggu, 22 Desember 2019, korban melaporkan kejadian tersebut ke Polres Metro Jaksel. Setelah penyelidikan, pemilik mobil pabrikan Italia itu ditangkap pada Senin, 23 Desember 2019, malam.
 
Polisi menyita barang bukti berupa senjata api kaliber 32, tiga selongsong peluru yang telah ditembakkan, dan sembilan peluru aktif. Kartu keanggotaan Persatuan Penembak Indonesia (Perbakin), surat kendaraan, serta kartu izin menggunakan senjata juga dirampas.
 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif