Jokowi: Jangan Teriak di Pasar Mahal, Nanti Sepi

Achmad Zulfikar Fazli 04 November 2018 09:55 WIB
harga sembakopresiden jokowi
Jokowi: Jangan Teriak di Pasar Mahal, Nanti Sepi
Presiden Joko Widodo blusukan menunggangi motor modifikasi bergaya street tracker. Foto: Medcom.id-Achmad Zulfikar Fazli.
Tangerang: Presiden Joko Widodo meminta tak ada yang menyebut harga-harga bahan pokok di pasar mahal. Hal itu dapat merugikan para pedagang.

"Jadi jangan teriak-teriak di pasar harga mahal. Nanti bakul-bakul, pedagang-pedagang pasar, bisa marah semua nanti. Enggak ada yang beli nanti," kata Jokowi di Pasar Anyar, Tangerang, Banten, Minggu, 3 November 2018.

Dia meminta keributan mahalnya harga bahan pokok di pasar dihentikan. Dia khawatir pasar tradisional tergusur supermarket, jika terus digemborkan harga yang melambung tinggi.


"Ibu-ibu enggak ada yang datang ke pasar. Malah datang ke mal, datang ke supermarket, datang ke hypermarket," ucap dia.

Dia mengakui ada beberapa bahan pokok yang mengalami kenaikan dan penurunan. Misalnya, harga telur di Pasar Anyar yang biasanya Rp30 ribu menjadi Rp20 ribu-Rp22 ribu.

Baca: ?Jokowi: Harga Sembako di Pasar Tradisional Stabil

Beras pun ada yang harga Rp8 ribu-Rp9 ribu per kilogram. Namun, menurut dia, fluktuasi harga hal yang wajar. 

Yang terpenting, lanjut dia, harga yang disampaikan ke masyarakat sesuai kenyataan di lapangan. Dengan begitu, masyarakat tak bingung dengan kondisi harga bahan pokok.

"Harga-harga sampaikan apa adanya," ujar dia.





(OGI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id