Polisi memeriksa tempat kejadian perkara. Ilustrasi: Medcom.id/Mohammad Rizal.
Polisi memeriksa tempat kejadian perkara. Ilustrasi: Medcom.id/Mohammad Rizal.

Sopir Truk Goyang Kapten Oleng akan Ditindak

Nasional kecelakaan truk
Kautsar Widya Prabowo • 23 Januari 2019 16:26
Jakarta: Korps Lalu lintas (Korlantas) Polri dipastikan akan menindak tegas pengemudi truk yang berjalan zig-zag di Bantul, Yogyakarta. Apalagi, aksi urakan sang sopir memakan korban.
 
Kepala Korlantas Irjen Refdi Andri menjelaskan pengemudi truk sengaja berkemudi secara zig-zag. Ulah itu masuk ranah pidana.
 
"Bisa masuk unsur pasal perencanaan yang membahayakan pengendara lain," kata Refdi, Rabu, 23 Januri 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Masalah ini diatur dalam Pasal 311 Undang-Undang 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ). Pasal itu menyatakan pengemudi yang membahayakan nyawa orang lain atau barang dapat dipidana maksimal 1 tahun penjara dan denda Rp3 juta tanpa harus mengakibatkan kecelakaan.
 
Sementara itu, bila aksi menyebabkan kecelakaan, pidana bisa lebih berat. Sopir yang mengemudi secara ugal-ugalan hingga menimbulkan korban meninggal dunia bahkan bisa diancam pidana penjara maksimum 12 tahun atau denda maksimum Rp24 juta.
 
Satuan lalu lintas diimbau menindak tegas ketika melihat pengemudi truk ugal-ugalan agar tidak ada peristiwa serupa. Apalagi, kejadian ini turut dipicu permintaan masyarakat di jalan yang menginginkan truk melaju oleng atau zig-zag.
 
Baca: Truk Tergelincir Lalu Tabrak Dinding Ruang Kelas
 
"Kalau sampai kita temukan kita akan tindak, Ini sangat berbahayakan," imbuhnya.
 
Sebelumnya, truk bernomor polisi AB 8482 TK berjalan zig-zag menabrak motor hingga pengendara motor terluka parah di Bantul. Diduga, supir truk unjuk kebolehan setelah sebelumnya melihat atraksi goyang kapten oleng.
 

 

(OGI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi