Ilustrasi. Petugas pemakaman menurunkan peti jenazah pasien covid-19 di TPU Pondok Ranggon, Jakarta, Senin, 30 Maret 2020. Antara/Muhammad Adimaja
Ilustrasi. Petugas pemakaman menurunkan peti jenazah pasien covid-19 di TPU Pondok Ranggon, Jakarta, Senin, 30 Maret 2020. Antara/Muhammad Adimaja

Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19 Disarankan Meniru Teknik di Makkah

Nasional Virus Korona pandemi covid-19
Fachri Audhia Hafiez • 16 September 2020 14:20
Jakarta: Majelis Ulama Indonesia (MUI) merekomendasikan pemakaman jenazah pasien virus korona (covid-19) disusun seperti di Ma'la, Makkah dan Baqi, Madinah. Teknik itu untuk menekan menipisnya jumlah lahan permakaman.
 
"Kalau kita ingin mencontoh Ma'la di Makkah atau Baqi di Madinah dengan teknik susun. Jadi enggak akan nambah lahan," kata Wakil Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Halal Nasional (DHN) MUI Najamuddin Ramly saat berbincang dengan Medcom.id, Rabu, 16 September 2020.
 
Menurut Ramly, teknik pemakaman di sana berupa satu liang lahad dengan tiga susun pemakaman, layaknya ranjang.Dengan teknik pemakaman tersebut, kata Ramly, jenazah yang menyisakan tulang belulang mudah dipindahkan ke tempat lain. Kemudian diisi lagi dengan jenazah yang baru saja meninggal.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jadi bisa dibuka, itu kayak oven," ujar Ramly.

 
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif