Tim SAR membawa jenazah korban tenggelamnya KMP Rafelia II yang ditemukan di Perairan Selat Bali, Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu (5/3/2016). ANTARA/ Budi Candra Setya
Tim SAR membawa jenazah korban tenggelamnya KMP Rafelia II yang ditemukan di Perairan Selat Bali, Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu (5/3/2016). ANTARA/ Budi Candra Setya

Terdampar Tiga Malam, Satu Keluarga Nelayan di Papua Ditemukan Selamat

Nasional basarnas
M Sholahadhin Azhar • 04 Juli 2017 01:14
medcom.id, Manokwari: Satu keluarga nelayan ditemukan selamat pada Senin 3 Juli 2017. Sebelumnya mereka sempat terseret arus dan terdampar selama tiga hari tiga malam di Pulau Nusrowi, Manokwari Selatan, Papua Barat
 
Kepala Kantor Badan SAR Nasional Manokwari Ludianto mengatakan nelayan tersebut bernama Jorobi Wanggai (53). Ia membawa empat anggota keluarganya masing-masing Regina Hamberi (40), Gita Wanggai (20), Yunita Wanggai (18) serta Samuel Wanggai (3).
 
"Mereka berangkat dari rumah di Sowi, Manokwari pada 29 Juni 2017. Mereka berencana memancing di sekitar pulau Rumberpon," kata Ludianto seperti dilansir Antara, Senin 3 Juli 2017.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dalam perjalanan, angin dan arus air laut menyeret mereka hingga terdampar di pulau Nusrowi. Anggota keluarganya yang ada di rumah was-was karena sudah beberapa hari mereka tidak kembali dan tidak ada kabar.
 
Pencarian pun dilakukan setelah salah satu anggota keluarga Wanggai menyampaikan laporan ke kantor SAR Manokwari pada Minggu, 2 Juli 2017. Tim SAR pun langsung bergegas menuju lokasi.
 
"Kami menerima laporan baru kemarin sekitar jam 4 sore dari pak Soleman Wanggay. Tim Rescue saya utus untuk segera menuju lokasi," ujar dia.
 
Dia mengutarakan, tim berangkat dari Manokwari sekitar pukul 9 malam dan langsung berkoordinasi dengan aparat kepolisian setempat serta membuat pos di dermaga Pelabuhan Ransiki.
Penyisiran pun dilakukan dengan menggunakan perahu karet milik Basarnas.
 
"Awalnya kami tidak tahu kalau mereka terdampar di pulau Nusrowi, karena sesuai laporan yang masuk mereka pergi ke pulau Rumberpon. Sehingga penyisiran kami lakukan di pulau Rumberpon dan sekitar Ransiki Kabupaten Manokwari Selatan," beber dia.
 
Pihaknya bersyukur, korban masih membawa alat komunikasi yang masih aktif. Dalam kondisi jaringan yang terbatas korban menghubungi tim SAR dan memberitahukan bahwa mereka terdampar di pulau Nusrowi.
 
"Kami pun tidak tahu di mana lokasi pulau Nusrowi pencarian pun terus berlangsung. Pukul 9 pagi tadi tim berhasil menemukan mereka dan semua dalam keadaan selamat," ucap dia.
 
Nelayan sekeluarga tersebut berniat berekreasi sehingga sudah menyiapkan bekal dari rumah termasuk terpal yang mereka manfaatkan untuk membuat tenda darurat. Perahu mereka terseret arus setelah kehabisan bahan bakar.
 
"Rasanya miris, karena ada anak kecil yang baru berusia tiga tahun. Bersyukur mereka semua selamat," ujarnya.
 
Setelah berhasil ditemukan, tim pun mengevakuasi para korban menggunakan perahu karet dan membawanya ke dermaga Ransiki. Sekitar pukul 12.30 WIT mereka tiba di rumah di Kompleks Sowi Manokwari.
 
"Empat orang ikut kami ke Manokwari, sedangkan bapaknya (Jorobi Wanggai) menggunakan perahu dari Ransiki ke Manokwari. Sore tadi kami menerima laporan pak Jorobi tiba di Manokwari dengan selamat," pungkasnya.

 
(DHI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif