Wakil Presiden Ma'ruf Amin. Foto: MI/Adam Dwi
Wakil Presiden Ma'ruf Amin. Foto: MI/Adam Dwi

Wapres Ma'ruf Mengakui Hasil Penanganan Pandemi Belum Menggembirakan

Nasional Virus Korona pandemi covid-19
Media Indonesia.com • 29 September 2020 07:52
Jakarta: Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengakui penanganan pandemi virus korona (covid-19) di Indonesia belum menunjukkan hasil menggembirakan. Ma'ruf mengajak seluruh pihak, khususnya ulama dan pemuka agama terlibat dalam upaya mencegah penularan virus covid-19 di Tanah Air.
 
"Perkembangan pandemi di seluruh dunia termasuk di Indonesia masih belum menunjukkan hasil yang menggembirakan. Saya menilai peran para ulama dan pemuka agama sangatlah penting, khususnya dalam upaya pencegahan penularan covid-19," kata Ma'ruf saat dalam penutupan Muktamar IV Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi), Senin, 28 September 2020.
 
Menurut Ma'ruf, pelaksanaan protokol kesehatan secara ketat tidak bisa ditawar lagi. Bagi dia, pengabaian protokol kesehatan akan berisiko tinggi bagi diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ma'ruf mengajak umat Islam dan masyarakat untuk selalu disiplin memauhi protokol Kesehatan. “Rasulullah menyatakan janganlah kalian membahayakan diri sendiri dan membahayakan orang lain, membiarkan diri tertular berarti membahayakan diri sendiri, sedangkan menularkan penyakit kepada orang lain adalah membahayakan diri orang lain, perbuatan tersebut dilarang oleh agama," kata dia.
 
Baca: Satgas Covid-19 Sebut Pasien Dengan Gejala Berat Bisa Sembuh
 
Kendati kasusnya belum turun, Ma'ruf menilai jumlah kesembuhan semakin meningkat. Menurut dia, hal ini berkat kesiapan penanganan yang lebih baik oleh semua pihak.
 
Wapres menyebut pandemi covid-19 juga berimplikasi ke sektor sosial dan ekonomi, baik aspek makro maupun mikro. Ia mengajak ormas-ormas Islam untuk membantu penguatan ekonomi umat.
 
"Kita perlu memberikan perhatian dan turut serta mengawal usaha mikro dan kecil yang selama ini berkontribusi besar dalam memperkuat ketahanan ekonomi keluarga dan masyarakat," ujarnya.
 
(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif