(Ilustrasi) Gedung PP Muhammadiyah. Medcom.id/Ilham Pratama
(Ilustrasi) Gedung PP Muhammadiyah. Medcom.id/Ilham Pratama

Muhammadiyah Desak Video Azan Lafazkan Jihad Diusut

Nasional islam muhammadiyah
Siti Yona Hukmana • 01 Desember 2020 06:19
Jakarta: Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah mendesak video viral azan melafazkan jihad diusur. PP Muhammadiyah minta aparat keamanan dan pemerintah menindak video tersebut.
 
"Kemudian, memblokir supaya video adzan tersebut tidak semakin beredar dan meresahkan masyarakat," kata Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti kepada Medcom.id, Selasa, 1 Desember 2020.
 
Abdul juga meminta Badan Litbang Kementerian Agama meneliti video tersebut. Dia meminta organisasi masyarakat (ormas) Islam perlu segera memberikan tuntunan kepada anggota agar tetap teguh mengikuti ajaran Islam yang lurus.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Saya belum menemukan hadis yang menjadi dasar azan tersebut. Saya juga tidak tahu apa tujuan mengumandangkan azan dengan bacaan hayya alal jihad," tutur Abdul.
 
Baca: PBNU Tanggapi Viral Video Azan Berlafaz Jihad
 
Sebuah video azan berdurasi 30 detik beredar di media sosial WhatsApp. Dalam video itu tampak lima orang pria, satu muazin, dan empat lainnya makmum.
 
Muazin melafazkan azan seperti biasa. Namun, dia mengucapkan hayya alal jihad  di akhir bacaan azan, bukan hayya alal salah. Ucapan hayya alal jihad pun diikuti empat makmumnya dengan mengepal dan mengangkat satu tangan.
 
Belum diketahui lokasi dalam video tersebut. Begitu juga orang-orang yang berada dalam video itu. Abdul Mut'i meminta aparat keamanan menyelidiki video tersebut.
 
(SUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif