Lazismu salurkan bantuan untuk warga yang terdampak covid-19. Dok. Istimewa
Lazismu salurkan bantuan untuk warga yang terdampak covid-19. Dok. Istimewa

Lazismu Kembali Salurkan Bantuan Program Ketahanan Pangan

Nasional Virus Korona
Medcom • 20 Mei 2020 02:38
Jakarta: Lazismu bersama Muhammadiyah Covid19 Command Centre (MCCC) kembali menyalurkan bantuan untuk masyarakat yang terdampak covid-19. Total bantuan yang didistribusikan senilai Rp18,053 miliar.
 
Ketua Lazismu Pusat Hilman Latief mengatakan bantuan disalurkan dalam bentuk paket program pencegahan covid-19, seperti alat pelindung diri (APD) sebanyak 43.403 pcs, hand sanitizer 17.056 botol, tempat cuci tangan dan sabun 1.300 set, masker 151.627 pcs, dan penyemprotan disinfektan 8.107 paket.
 
Adapula bantuan takjil dan multivitamin sebanyak 77.585 paket, sembako 68.669 paket, santunan 7.447 paket, serta konten, informasi dan edukasi sebanyak 7.084 paket.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Salah satu kegiatannya menjelang Idulfitri sebagai program ketahanan pangan tahap kedua masih dalam kerangka emergency, yaitumelakukan pendistribusiaan paket bantuan yang dilakukan Lazismu secara nasional," kata Hilman, Selasa, 19 Mei 2020.
 
Hilman mengatakan total sembako yang akan disalurkan lebih dari 113.000 paket. Selain warga terdampak, ada ribuan masjid yang mendapat bantuan di berbagai daerah.
 
Santunan juga akan diberikan dalam bentuk program bakti guru sebanyak 1.488 paket, bantuan untuk guru mengaji (ustaz) sebanyak 1.680 orang, santunan duka meninggal akibat covid-19 sebanyak 100 paket, takjil dan multivitamin sebanyak 20.100 paket, penyemprotan disinfekan masjid 1.000 paket, pencegahan covid-19 sebanyak 7.794 paket, dan program lainnya sebanyak 30 paket.
 
"Apresiasi saya sampaikan kepada lembaga-lembaga yang telah bermitra dengan Lazismu serta para donatur yang memercayakan donasinya kepada Lazismu," ujar dia.
 
Baca: Positif Covid-19 18.496 Orang, Sembuh 4.467
 
Hilman menyampaikan pemberian bantuan ini merupakan program jangka menengah yang sudah dirancang Lazismu."Terlepas dari fakta dan situsasi yang ada belakangan ini termasuk adanya kebijakan pelonggaran, namun kita harus tetap waspada dan hati-hati karena pandemi ini belum sepenuhnya berakhir,” ujar dia.
 
Hilman mengatakan Lazismu juga akan melakukan langkah bagaimana memanfaatkan lahan yang ada untuk menanami tanaman yang menghasilkan pangan. Ini sebagai bentuk antisipatif.
 

(AZF)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif